Saham Unilever (UNVR) Jatuh ke Level Terendah, Tapi Punya Riwayat Dividen Bagus
Saham Unilever (UNVR) masuk IDXHIDIV20. - Halaman all
(InvestorID) 05/09/24 08:49 14900249
JAKARTA, investor.id - Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) ditutup melemah 0,44% ke Rp 2.240 pada perdagangan 4 September 2024 kemarin. Dalam periode year to date (ytd) saham ini anjlok 36,90%.
Sejumlah 17,65 juta saham ditransaksikan, frekuensi 6.953 kali, dan nilai transaksi Rp 39,53 miliar pada 4 September.
Saham ini juga sempat menyentuh Rp 2.230 yang merupakan level terendahnya dalam 10 tahun terakhir pada perdagangan kemarin.
Asing mencatatkan net sell saham Unilever Indonesia (UNVR) sebesar Rp 14,2 miliar.
Unilever Indonesia sendiri terkenal rajin membagikan dividen. Saham ini masuk dalam IDXHIDIV 20, yakni indeks yang mengukur harga saham kinerja 20 saham yang telah mendistribusikan dividen tunai setiap tahun selama 3 tahun terakhir dan memiliki imbal hasil dividen yang relatif tinggi.
Teranyar, UNVR membagikan dividen tunai tahun buku 2023 total Rp 2,93 triliun atau Rp 77/saham yang telah dibayarkan pada 18 Juli 2024.
Secara keseluruhan untuk tahun buku 2023, UNVR membagikan dividen Rp 5,34 triliun atau Rp 140/saham. Di mana di dalammya terdapat dividen interim Rp 2,4 triliun atau Rp 63/saham.
Sebelumnya telah dikabarkan bahwa proyeksi laba PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) direvisi sebesar 7,1%, 6%, dan 6,1% untuk periode 2024, 2025, dan 2026 seiring performa kuartal II-2024.
Laba bersih Unilever Indonesia pada kuartal II-2024 sebesar Rp 1 triliun, anjlok 29,7% qoq atau terpangkas 24,8% yoy. Alhasil, laba bersih sepanjang semester I-2024 menjadi Rp 2,5 triliun atau turun 10,6% yoy.
“Laba tersebut di bawah ekspektasi, yaitu sebesar 49,7% dari perkiraan kami dan 48,9% dari konsensus,” tulis analis RHB Sekuritas, Vanessa Karmajaya dalam risetnya.
Menurut dia, pada Maret-Mei 2024, pangsa pasar Unilever Indonesia sedikit meningkat, yaitu 35,4% secara nilai dan 29,1% dalam volume, dibandingkan 34,8% dan 28,2% selama Desember 2023-Februari 2024.
Namun, angka tersebut belum kembali ke level Januari-Oktober 2023. Ketika itu, pangsa pasar Unilever Indonesia mencapai 38,5% secara nilai dan 31,7% dalam volume, meski kampanye pemasaran perseroan lebih agresif. Pengeluaran iklan dan promosi emiten berkode saham UNVR tersebut terhadap pendapatan mencapai 9,2% pada kuartal IV-2024 dibandingkan 9% pada kuartal I-2024 dan 7,1% pada kuartal II-2023.
“Kami memperkirakan persaingan ketat akan terus berlanjut, terutama di segmen kecantikan. Hasil survei kami selama acara Jakarta x Beauty 2024, yang merupakan salah satu acara produk kecantikan terbesar di Indonesia, mengungkapkan bahwa sebagian besar merek UNVR (selain Vaseline) menarik lebih sedikit pengunjung daripada merek kecantikan lokal,” ungkap Vanessa.
Pada kuartal II-2024, pertumbuhan harga dasar UNVR -5,2% yoy, sedangkan pertumbuhan volume dasar -1,8% yoy. Meski terjadi penurunan, gross profit margin (GPM) tetap bertahan sebesar 49,5% pada kuartal II-2024 dibandingkan 49,9% pada kuartal I-2024 dan 50,5% pada kuartal II-2023. Hal itu didukung oleh penurunan harga komoditas dan efisiensi, termasuk otomatisasi pabrik dan restrukturisasi biaya.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
UNVR mengindikasikan pertumbuhan harga negatif berlanjut jika harga komoditas tetap pada level saat ini. UNVR juga akan lebih fokus pada peningkatan tim distribusi dan pemasaran. Misalnya penataan produk dan merchandising, peningkatan layanan kepada mitra ritel, dan skema distribusi produk yang lebih baik.
Sementara itu, terkait peningkatan valuasi, UNVR masih harus menunggu katalis. Meski UNVR diperdagangkan pada P/E 2024 sebesar 18 kali atau mendekati standar deviasi (SD) -2 dari rentang 5 tahun, RHB melihat katalis revaluasi yang minim, seiring pelemahan daya beli saat ini.
Berdasarkan data dari Kantar, meski ada sedikit penurunan harga pada kuartal II-2024, tidak ada peningkatan pertumbuhan volume penjualan (yoy). Pertumbuhan volume juga terbatas di berbagai status sosial-ekonomi (SES), terutama di kelompok SES yang lebih rendah, tanpa peningkatan frekuensi pembelian.
“Hal itu menunjukkan UNVR masih menghadapi situasi yang menantang, dengan konsumen terus melakukan downtrading, yang dapat berlanjut hingga semester II-2024,” pungkas Vanessa.
Dengan berbagai faktor tersebut, RHB mempertahankan rekomendasi netral untuk saham UNVR. Target harga saham UNVR diturunkan menjadi Rp 2.500 dari sebelumnya Rp 3.200. Target harga baru itu mencakup 8% premi ESG berdasarkan nilai ESG UNVR di 3,4 atau di atas median negara.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #unilever-indonesia #saham-unvr #dividen-unvr #idxhidiv20 #berita-ekonomi-terkini