IPO, Golden Westindo (GWAA) Siap Genjot Produksi hingga 550 Ton
PT Golden Westindo Artajaya Tbk (GWAA) berencana menggelar IPO. Dana hasil IPO akan digunakan untuk menggenjot kapasitas produksi pakan ikan - Halaman all
(InvestorID) 12/09/24 10:34 14971978
JAKARTA, investor.id – Calon emiten produsen pakan dan budidaya ikan hias, PT Golden Westindo Artajaya Tbk (GWAA) berencana menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham. Dana hasil IPO akan digunakan untuk menggenjot kapasitas produksi pakan ikan hias dari 200 ton menjadi 550 ton per tahun.
Direktur Golden Westindo Artajaya Eric Limanto menjelaskan, penguatan kapasitas produksi tersebut bertujuan untuk memenuhi permintaan pasar ikan hias yang terus meningkat. Sebab, saat ini kebutuhan ekspor pakan ikan hias mencapai 1.000 ton per tahun, dan belum ada yang mampu memenuhi ceruk pasar ini.
“Kami melihat, peluang besar untuk menjadi pemain utama dalam industri ini dengan memanfaatkan sumber daya yang melimpah di Indonesia,” jelas Eric dalam konferensi pers dikutip pada Kamis (12/9/2024).
Untuk itu, pihaknya akan menawarkan berbagai produk unggulan di dua segmen utama: akuakultur dan akuatik. Di segmen akuakultur, GWAA menyediakan pakan pembenihan alami artemia dengan merek Golden West Artemia serta pakan buatan berkualitas dengan merek BernAqua.
Sedangkan di segmen akuatik, GWAA dikenal dengan produk pakan ikan hias bermerek Hikari dan pakan beku yang diproduksi entitas anak perusahaan, PT Kyorin Group Indonesia. Bukan hanya itu, emiten bersandi saham GWAA ini juga memasarkan berbagai peralatan akuarium merek Eheim.
Di pasar domestik, GWAA telah merambah berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi. Sementara di segmen ekspor, produk pakan beku ikan hias dari PT Kyorin Group Indonesia dipasarkan ke Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan.
Paralel dengan rencana ekspansi besar-besaran ini, maka perseroan melangsungkan IPO saham dengan menawarkan sebanyak 685,7 juta saham atau 30% dari modal setelah IPO dengan nilai nominal Rp 25 per saham dan harga indikatif antara Rp100 dan Rp120 per saham.
Dari aksi ini, GWAA mengincar dana sebesar Rp 82,3 miliar yang sekitar 40,5% akan dipakai untuk pengembangan Artemia Hatching Facility di Lampung dan Situbondo, Jawa Timur, pembelian lahan, pembangunan, serta pembelian peralatan. Sisanya digunakan untuk modal kerja dan investasi dalam bentuk penyertaan modal di PT Kyorin Group Indonesia.
Fasilitas tersebut akan memproduksi pakan pembenihan alami siap pakai dalam bentuk nauplii. “Fasilitas di Lampung dijadwalkan mulai beroperasi pada kuartal IV 2025, sementara fasilitas di Situbondo akan beroperasi pada kuartal II 2026,” ujar Direktur Golden Westindo Artajaya Karolina Lee.
Bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek, PT Shinhan Sekuritas Indonesia melalui Deputi Director Mukti Wibowo Kamihadi. Dia menyampaikan, masa bookbuilding berlangsung mulai 10 sampai 18 September 2024. Pernyataan Efektif dari OJK diharapkan pada 25 September 2024 dengan masa penawaran umum berlangsung antara 27 September hingga 1 Oktober 2024.
Editor: Muawwan Daelami (muawwandaelami@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #gwaa #saham-gwaa #golden-westindo-artajaya #emiten-pakan-ikan #ipo-golden-westindo-artajaya #ipo-gwaa #produksi-gwaa #ikan-hias-gwaa #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/373241/ipo-golden-westindo-gwaa-siap-genjot-produksi-hingga-550-ton