Bisikan soal Saham Samudera Indonesia (SMDR)
Saham Samudera Indonesia (SMDR) sedang melemah. Tapi ada ramalan mengenai potensi SMDR. - Halaman all
(InvestorID) 12/09/24 07:19 14975148
JAKARTA, investor.id - Saham emiten pelayaran PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) sedang melemah -2,33% dalam periode satu pekan terakhir. Sepanjang pekan lalu, saham berkode SMDR mayoritas memerah dan hanya sekali hijau.
Adapun pada perdagangan 11 September 2024 kemarin, saham ini turun 0,59% ke Rp 336. Sejumlah 12,93 juta saham ditransaksikan, frekuensi 1.685 kali, dan nilai transaksi Rp 4,34 miliar.
Sementara itu, analis teknikal RHB Sekuritas Indonesia, Muhammad Wafi menilai, Samudera Indonesia (SMDR) terlihat mencoba melakukan rebound dan menguji resistance garis MA5.
Menurutnya, jika mampu breakout garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya.
“Buy jika breakout 340 dengan target jual di 360 hingga 378. Cut loss di 330,” jelas Muhammad Wafi dalam ulasannya, Rabu (12/9/2024) pagi.
Sebelumnya, emiten yang dipimpin Bani Maulana Mulia, Samudera Indonesia (SMDR) membayarkan dividen interim tahun buku 2024 pada 28 Agustus 2024 ini. Nilai totalnya sebesar Rp 32,75 miliar atau Rp 2 per saham.
Laba
Sementara itu, Samudera Indonesia (SMDR) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 22,5 juta (sekitar Rp 368,95 miliar) sepanjang semester I-2024. Angka laba bersih tersebut turun 56,5% dari US$ 51,74 juta pada periode yang sama tahun 2023 lalu.
Untuk kuartal II-2024 saja SMDR membukukan laba bersih sekitar Rp 208 miliar. Meningkat dari Rp 161 miliar pada kuartal I-2024.
Direktur Utama Samudera Indonesia (SMDR) Bani Maulana Mulia sempat menyampaikan, SMDR optimistis target tahun ini akan dapat dilampaui seiring dengan proyeksi freight rate yang positif.
“Yang jelas, permintaan pasar baik. Apalagi, kalau ada kemacetan tentu akan ada antrean kargo yang perlu kami layani, sehingga okupansi kapal tidak akan ada keluhan dan kapal akan terisi dengan baik. Bahkan, kemungkinan akan diperlukan kapal tambahan,” jelas Bani dalam paparan publik pada 26 Juni 2024.
Ulasan Trading Economics, diakses pada Rabu (12/9/2024) pagi, mengungkap bahwa Containerized Freight Index meningkat 967,01 poin atau 54,96% sejak awal tahun 2024, menurut perdagangan contract for difference (CFD) yang melacak pasar acuan komoditas ini.
Containerized Freight Index yang disusun oleh Trading Economics mempertimbangkan harga pengangkutan terkini untuk transportasi peti kemas dari pelabuhan terpenting di China.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #samudera-indonesia #smdr #saham-smdr #bani-maulana-mulia #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/373220/bisikan-soal-saham-samudera-indonesia-smdr