Bappebti Panggil Indodax
Bappebti telah memanggil pihak Indodax untuk meminta klarifikasi terkait dugaan peretasan Indodax. - Halaman all
(InvestorID) 12/09/24 13:24 15003548
JAKARTA, investor.id - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan buka suara terkait dugaan peretasan di platform pertukaran mata uang kripto Indodax yang merugikan hingga ratusan miliar. Pelanggan atau investor Indodax diimbau tetap tenang dan tidak panik.
Adapun isu peretasan ini pertama diungkapkan oleh perusahaan keamanan Web3, Cyvers Alerts. Diketahui, Indodax mengalami 150 kali transaksi mencurigakan yang diduga merupakan aksi peretasan, dengan total kerugian mencapai US$ 18,2 juta atau setara Rp 280,2 miliar.
"Kami mendeteksi lebih dari 150 transaksi dan total kerugian $18,2 juta, Indodax harap mengambil tindakan," ungkap Cyvers Alerts, dalam cuitan di media sosial X, pada Rabu (11/9/2024).
Merespons ini, Kepala Bappebti, Kasan menyampaikan pihaknya sudah mendapatkan laporan bahwa salah satu Calon Pedagang Fisik Aset Kripto (CPFAK), yaitu PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax) yang diduga mengalami peretasan pada sistem transaksi aset kripto.
"Bappebti berkoordinasi dengan Indodax. Kami juga telah memanggil pihak Indodax untuk meminta klarifikasi terkait kasus tersebut. Saat ini, Indodax sedang dalam proses investigasi terhadap sistem yang diduga mengalami peretasan tersebut,” jelas Kasan, dalam keterangan resmi, Kamis (12/9/2024).
Kasan juga menjelaskan, Indodax kini tengah melakukan penutupan sistem secara menyeluruh untuk memastikan semua sistem beroperasi dengan baik.
“Untuk itu, Bappebti mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan Indodax, agar tetap tenang dan tidak panik,” imbuhnya.
Sebelumnya, CEO Indodax, Oscar Darmawan membenarkan bahwa pihaknya diduga mengalami peretasan.
“Sistem transaksi kami betul diduga mengalami peretasan. Untuk itu, kami melakukan investigasi dan pemeliharaan menyeluruh terhadap sistem yang ada. Selama proses ini, platform web dan aplikasi Indodax tidak dapat diakses. Namun, tidak perlu khawatir, karena kami pastikan bahwa saldo pelanggan akan aman, baik secara kripto maupun rupiah,” pungkas Oscar.
Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #indodax #indodax-kena-hack #bappebti #berita-ekonomi-terkini