IFG Life Gagal Lanjutkan Cetak Laba

IFG Life Gagal Lanjutkan Cetak Laba

IFG Life gagal mencetak laba pada Agustus 2024, usai dua bulan sebelumnya berhasil membalikkan rugi menjadi laba. - Halaman all

(InvestorID) 14/09/24 17:44 15016435

JAKARTA, investor.id – Perusahaan asuransi jiwa, PT Asuransi Jiwa IFG atau IFG Life gagal melanjutkan hasil positif untuk mencetak laba bersih pada Agustus 2024. Padahal, perseroan sempat berhasil berbalik meraup keuntungan pada dua bulan sebelumnya.

Menilik kinerja IFG Life sepanjang 2024, perseroan masih mencatat rugi setidaknya pada periode Januari-Mei. Rugi bersih tertinggi dicatatkan pada April 2024 yang mencapai Rp 84,20 miliar. Kemudian menurun signifikan atau lebih dari separuhnya menjadi Rp 37,91 miliar.

Setelah itu, perseroan mulai berhasil mencetak hasil positif dengan perolehan laba bersih pada periode Juni-Juli 2024. Laba bersih IFG Life yang dimaksud dibukukan sebesar Rp 3,92 miliar pada Juni dan naik menjadi Rp 18,61 miliar pada Juli 2024.

Namun perolehan laba bersih IFG Life tak berlanjut pada Agustus 2024. Berdasarkan laporan keuangan, perseroan malah kembali mencatat rugi bersih senilai Rp 15,73 miliar.

Jika dicermati lebih lanjut, rugi bersih itu sebenarnya telah menurun signifikan secara tahunan (yoy), yakni sebesar 90,62% dari Rp 167,77 miliar dibandingkan Agustus 2023 silam.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan hasil rugi bersih tersebut menyusut. Dari sisi top line, pendapatan premi IFG Life melesat 197,42% (yoy) menjadi sebesar Rp 901,87 miliar. Sebuah pencapaian tersendiri bagi entitas yang punya usia operasional tiga tahun, sejak resmi mengantonngi izin pada 7 April 2021 silam.

Selain itu, hasil investasi ikut menopang sisi pendapatan dengan nominal Rp 1,10 triliun atau meningkat 15,47% (yoy) pada Agustus 2024. Hasil tersebut didukung total investasi yang dikelola mencapai Rp 30,80 triliun atau naik 13,71% pada saat sama.

Nasib Target 2024?

Namun demikian, IFG Life harus berbalik mencetak rugi bersih secara bulanan karena beban klaim yang dibayarkan. Sebagai gambaran, klaim dan manfaat yang dibayar mencapai Rp 5,09 triliun atau meningkat 57,70% (yoy) pada Agustus 2024.

Nilai klaim ini pula yang sebagian diantaranya dibayarkan kepada eks nasabah PT Asuransi Jiwasraya. Kendati memang sebagian besar klaim yang dibayarkan dikompensasi dari cadangan premi senilai Rp 3,60 triliun, pembayaran klaim dari pos pencadangan tersebut belum bisa menutup peningkatan total beban klaim dan manfaat sebesar 41,02% menjadi Rp 1,51 triliun.

Di samping itu, IFG Life sejalan dengan upaya ekspansi bisnis baru juga mencatat peningkatan beban usaha sampai dengan 33,94% menjadi Rp 342,39 miliar. Peningkatan tersebut utamanya didorong pos beban pegawai dan beban umum.

Hingga Agustus 2024, IFG Life mencatat total aset mencapai Rp 33,30 triliun. Berikut liabilitas Rp 28,51 triliun dan ekuitas sebesar Rp 4,79 triliun. Sementara tingkat solvabilitas atau risk-based capital (RBC) terjaga di posisi moderat 166,10%.

Sebagai pengingat, perolehan rugi bersih sampai dengan Agustus 2024 tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi IFG Life. Perusahaan asuransi jiwa yang jadi penyelamat polis-polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) ini ditargetkan untuk meraih laba bersih konsolidasi sebesar Rp 142 miliar pada tahun 2024.

Salah satu penopangnya adalah pendapatan premi asuransi jiwa yang mencapai Rp 6,24 triliun dan hasil investasi Rp 1,96 triliun. Ini jadi target jangka panjang bagi IFG Life untuk bisa membayarkan dividen pada tahun 2031.

Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #ifg-life #laba-ifg-life #kinerja-ifg-life #jiwasraya #premi-ifg-life #target-ifg-life #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/finance/373505/ifg-life-gagal-lanjutkan-cetak-laba