Entitas Garuda (GIAA) Labanya Melonjak 556%, Mau Ada Aksi

Entitas Garuda (GIAA) Labanya Melonjak 556%, Mau Ada Aksi

Entitas Garuda Indonesia (GIAA), GMF AeroAsia (GMFI) merilis laporan keuangan auditan untuk semester I-2024 dengan hasil memukau. - Halaman all

(InvestorID) 16/09/24 07:00 15100737

JAKARTA, investor.id - Entitas PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), yakni PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) atau GMF AeroAsia menyampaikan laporan keuangan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2024 yang diaudit.

GMF AeroAsia (GMFI) - anak usaha Garuda Indonesia (GIAA) tersebut - membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$ 13,3 juta sepanjang semester I-2024. Angka laba bersih itu melonjak 556,2% dari US$ 2,02 juta pada periode yang sama tahun 2023.

Laba bersih per saham untuk periode 30 Juni 2024 US$ 0,0005. Meningkat dibandingkan periode 30 Juni 2023 dengan raihan laba bersih per saham US$ 0,0001.

Raihan positif emiten perawatan pesawat Grup Garuda (GIAA) ini ditopang dengan pendapatan US$ 216,47 juta sepanjang paruh pertama tahun 2024. Meningkat 29,7% dari US$ 166,90 juta pada enam bulan awal tahun 2023.

Adapun laba sebelum pajak penghasilan US$ 13,28 juta sepanjang semester I-2024. Melesat dari US$ 5,22 juta pada semester I-2023.

Jumlah aset GMF AeroAsia (GMFI) per 30 Juni 2024 sebesar US$ 422,91 juta, liabilitas US$ 721,04 juta, dan ekuitas minus 298,12 juta.

Saham berkode GMFI saat ini ada di papan pemantauan khusus full call auction (FCA). Pada perdagangan 13 September saham ini stagnan di Rp 65. Tapi dalam satu bulan terakhir menguat 14,04%.

Aksi

Sementara itu, GMF AeroAsia (GMFI) berencana menggelar aksi dengan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Dalam rencana PMHMETD tersebut, Garuda Indonesia (GIAA) akan mengambil bagian dalam dengan melakukan penyetoran dalam bentuk non-tunai (inbreng) berupa aset GIAA.

Jumlah saham baru yang akan diterbikan GMF AeroAsia (GMFI) maksimal 11.736.512.323 saham atau 41,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan saat ini.

Garuda (GIAA) selaku pemegang saham pengendali GMFI, dengan kepemilikan saat ini sebesar 89,1% akan mengambil bagian atas seluruh HMETD yang menjadi haknya dengan menyerahkan aset GIAA dengan cara inbreng sebagai pembayaran atas saham-saham baru yang diterbitkan oleh GMFI dalam rangka PMHMETD ini.

Bagian pelaksanaan HMETD yang berasal dari porsi publik/masyarakat akan disetorkan kepada perseroan dalam bentuk tunai.

Objek dari rencana Inbreng adalah aset GIAA berupa bangunan, sarana pelengkap serta mesin pelengkap bangunan berupa hanggar dan bangunan penunjang lainnya, antara lain:

a. bangunan hanggar I dan annex I;

b. bangunan hanggar II dan annex II;

c. bangunan hanggar III dan annex III; dan

d. fasilitas pendukung berupa bangunan-bangunan penunjang lainnya, sarana pelengkap seperti perkerasan driveway, pagar, dan mesin pelengkap bangunan.

Dan seluruhnya berlokasi di area Garuda Maintenance Facility (GMF) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.

Penyetoran atas aset Garuda (GIAA) ke dalam GMFI yang akan dilakukan sehubungan dengan rencana PMHMETD sekitar Rp 418,28 miliar.

GMF AeroAsia akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 16 Oktober 2024 untuk meminta persetujuan melancarkan rights issue.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #garuda-indonesia #giaa #garuda #gmf-aeroasia #gmfi #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/373567/entitas-garuda-giaa-labanya-melonjak-556-mau-ada-aksi