Asuransi Jagadiri dan Jamkrida Jabar Kerja Sama Perlindungan Risiko Kredit

Asuransi Jagadiri dan Jamkrida Jabar Kerja Sama Perlindungan Risiko Kredit

Pertumbuhan kredit perbankan menjadi peluang bagi perusahaan asuransi untuk fokus menggarap pasar asuransi kredit. Halaman all

(Kompas.com) 17/09/24 19:33 15145181

JAKARTA, KOMPAS.com – Pertumbuhan kredit perbankan menjadi peluang bagi perusahaan asuransi untuk fokus menggarap pasar asuransi kredit. Salah satunya Asuransi Jagadiri yang bekerja sama dengan PT Jamkrida Jabar.

Asuransi Jagadiri memberikan perlindungan finansial dari risiko gagal bayar akibat meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan untuk nasabah bank yang bekerja sama dengan PT Jamkrida Jabar melalui produk Asuransi Jiwa Kredit.

Direktur Operasional Asuransi Jagadiri Priska Sari Kurniawan mengungkapkan, kerja sama ini merupakan wujud komitmen perseroan untuk memberikan perlindungan yang lebih luas kepada masyarakat.

FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi asuransi kesehatan.

“Kami merasa bangga dapat bekerja sama dengan PT Jamkrida Jabar untuk memberikan perlindungan berupa Asuransi Jiwa Kredit yang dapat menjadi solusi perlindungan dari adanya risiko gagal bayar,” jelas Priska dalam keterangan tertulis, Selasa (17/9/2024).

Asuransi Jagadiri menargetkan produk Asuransi Jiwa Kredit ini dapat berkontribusi sebesar 10 sampai 15 persen dari total pendapatan perseroan pada tahun 2024.

“Setelah bekerja sama dengan PT Jamkrida Jabar, selanjutnya kami juga akan bekerja sama dengan pihak lainnya untuk terus memperluas jangkauan yang bisa kami lindungi dengan produk-produk Jagadiri,” tambah Priska.

Sementara itu, Direktur Keuangan sekaligus Plt Direktur Utama PT Jamkrida Jabar Agus Subrata berharap kerja sama dengan Asuransi Jagadiri ini dapat terus berlanjut.

“Kami harap ke depannya kerja sama ini dapat terus berlanjut dan meningkat. Ini juga merupakan bentuk komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik bagi para debitur dan kreditur,” ujar Agus.

Asuransi Jagadiri melaporkan, tingkat kesehatan risk-based capital (RBC) berada di angka 916,96 persen pada kuartal II 2024.

Angka tersebut melampaui ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sebesar 120 persen. Hal ini menandakan keuangan perusahaan dalam keadaan sehat.

Sebagai informasi, pertumbuhan kredit perbankan masih dalam tren positif. Bank Indonesia (BI) mencatat, pertumbuhan kredit perbankan pada Juli 2024 mencapai 12,40 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

BI juga memperkirakan kredit perbankan akan tumbuh dalam rentang 11 sampai 13 persen pada 2025. Pertumbuhan ini didukung oleh pertumbuhan kredit investasi, kredit modal kerja, serta kredit konsumsi.

#asuransi #asuransi-kredit #asuransi-jiwa-kredit #asuransi-jagadiri

https://money.kompas.com/read/2024/09/17/193318926/asuransi-jagadiri-dan-jamkrida-jabar-kerja-sama-perlindungan-risiko-kredit