Boeing Hadapi Situasi Sulit, 30.000 Pekerja Mogok Kerja dan Potong Pengeluaran
30.000 pekerja Boeing memutuskan mogok kerja selama berhari-hari sehingga 2 pabrik perakitan pesawat tutup. Lantas, kenapa pekerja Boeing mogok kerja? Halaman all
(Kompas.com) 18/09/24 08:00 15168932
KOMPAS.com - Produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS), Boeing, tengah menghadapi situasi pelik akibat aksi mogok kerja yang dilakukan oleh 30.000 pekerjanya selama berhari-hari.
Aksi protes tersebut dilakukan pekerja Boeing di Seattle dan Portland sejak Jumat (12/9/2024) hingga Selasa (17/9/2024).
Mogok kerja yang tak kunjung berakhir membuat Boeing terpaksa membekukan rekrutmen dan mempertimbangkan merumahkan pekerja untuk memangkas pengeluaran perusahaan.
Pekerja melakukan mogok kerja setelah Boeing dilanda skandal keamanan usai beberapa pesawatnya mengalami masalah, baik pada roda dan pintu darurat serta kecelakaan Ethiopian Airlines dan Lion Air.
“Pemogokan ini membahayakan pemulihan kami secara signifikan dan kami harus mengambil tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan likuiditas dan melindungi masa depan bersama,” ujar Chief Financial Officer (CFO) Boeing, Brian West, dikutip dari Reuters, Senin (16/9/2024).
Alasan pekerja Boeing mogok kerja
Merujuk laporan media asal Singapura, Channel News Asia, Senin, pekerja memutuskan mogok kerja setelah Boeing menyodorkan kenaikan gaji sebesar 25 persen.
Kenaikan gaji tersebut dibagi selama empat tahun, namun Boeing bakal menghapus bonus kinerja tahunan.
Pemimpin serikat pekerja dijadwalkan bertemu dengan mediator federal dan Boeing untuk berunding soal kenaikan gaji pada Selasa (17/9/2024).
Dalam perundingan tersebut, pekerja bakal menuntut Boeing untuk meningkatkan tawaran upahnya dan mengembalikan dana pensiun yang telah dicabut satu dekade lalu.
Pekerja menginginkan hal tersebut sebagai imbalan untuk mempertahankan produksi pesawat di Negara Bagian Washington.
Dua sumber serikat pekerja mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa mereka tidak memperkirakan Boeing akan mengembalikan sistem pensiun pada sistem yang lama.
Namun, tuntutan pekerja kemungkinan dapat digunakan untuk menegosiasikan kontribusi pensiun perusahaan yang lebih besar dan gaji yang lebih tinggi.
“Tidak dengan sejarah cara Boeing dan serikat pekerja bernegosiasi di masa lalu,” kata Chris Ginn, pekerja yang sudah bekerja di pabrik Boeing selama 37 tahun.
Dampak mogok kerja terhadap Boeing
Dilansir dari NBC News, Jumat, mogok kerja yang dilakukan 30.000 pekerja membuat pemimpin Boeing kecewa.
West mengatakan, pihaknya ingin kembali ke meja perundingan untuk menegosiasikan kesepakatan baru dengan pekerja.
Menurutnya, Boeing ingin yang terbaik untuk pekerja, keluarganya, dan komunitas perusahaan.
“Niat kami adalah untuk melakukan hal tersebut,” jelas West.
Meski Boeing berusaha untuk menyetop mogok kerja dengan berunding, aksi protes yang dilakukan sejak Jumat dikhawatirkan membuat saham perusahaan turun hampir empat persen.
Hal tersebut diungkapkan lembaga pemeringkat kredit Moody\'s dan Fitch dalam peringatannya kepada Boeing.
Selainn itu, mogok kerja juga memaksa Boeing menutup dua pabrik perakitan pesawat utama untuk 737 MAX dan 777 di wilayah Puget Sound.
Penutupan pabrik perakitan menyebabkan upaya pemulihan Boeing yang sedang mengalami tekanan finansial semakin tertunda.
#mogok-kerja #mogok-kerja-boeing #penyebab-mogok-kerja-boeing #dampak-mogok-kerja-pekerja-boeing