Bos Pupuk Indonesia Yakin Pemerintahan Prabowo Akan Lanjutkan Program Gas Murah

Bos Pupuk Indonesia Yakin Pemerintahan Prabowo Akan Lanjutkan Program Gas Murah

Program gas murah untuk industri atau Harga Gas Bumi Tertentu ( HGBT) itu akan berakhir pada akhir tahun ini. Halaman all

(Kompas.com) 19/09/24 12:53 15234530

JAKARTA, KOMPAS.com- Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi optimitis program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) akan dilanjutkan di era kepemimpinan Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto.

Hal itu mengingat program gas murah untuk industri tersebut akan berakhir pada akhir tahun ini.

“Kami meyakini dengan visi Pak Prabowo terhadap ketahanan pangan, Insya Allah HGBT akan terus dilanjutkan. Sehingga tidak ada kekhawatiran petani atas harga pupuk yang akan naik,” ujarnya kepada media saat mengunjungi lahan sawah PT Sang Hyang Seri di Subang, Rabu (18/9/2024).

Adapun Penetapan Program HGBT tertuang dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Permen ESDM) Nomor 15 Tahun 2022.

Dalam beleid itu disebutkan ada 7 sektor industri yang diberikan harga gas di bawah 6 dollar AS yang terdiri dari industri pupuk, industri petrokimia, industri oleochemical, industri baja, industri keramik, industri kaca, dan industri sarung tangan karet.

Rahmad mengaku pihaknya telah berkomunikasi terus dengan Kementerian ESDM dan Kementerian Perindustrian untuk bisa melanjutkan program ini. Dalam komunikasi tersebut, kedua kementerian itu telah memberi signal kepastian program HGBT dilanjutkan.

“Kementerian ESDM sudah menunjukkan ada indikasi baik lah HGBT mudah-mudahan akan dilanjutkan. Kita cukup optimis dan kita nya kini akan diteruskan karena dampaknya pada ketahanan pangan nasional cukup signifikan,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi khawatir jumlah kuota impor beras Indonesia bisa semakin bertambah jika program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) tak dilanjutkan.

Dia menyebut jika HGBT tak dilanjutkan, bisa membuat konsumsi urea turun 13 persen. Imbasnya, hal itu bisa membuat produksi pertanian turun setengah ton per hektar.

“Artinya Indonesia harus mengimpor beras 2 juta ton (beras) kalau harga pupuk naik Rp 1.000,” ujarnya dalam diskusi Menuju Indonesia Hijau di Jakarta, Selasa (17/9/2024).

#prabowo #pupuk-indonesia #hgbt #gas-murah

https://money.kompas.com/read/2024/09/19/125306126/bos-pupuk-indonesia-yakin-pemerintahan-prabowo-akan-lanjutkan-program-gas