Pupuk Indonesia Ajak Petani di Jatim Tebus Pupuk Bersubsidi Halaman all

Pupuk Indonesia Ajak Petani di Jatim Tebus Pupuk Bersubsidi Halaman all

PT Pupuk Indonesia (Persero) mengajak petani di Jawa Timur untuk mengoptimalkan penyerapan pupuk bersubsidi di sisa waktu 2024. Halaman all?page=all

(Kompas.com) 19/09/24 18:51 15253762

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna mendukung musim tanam dan mewujudkan ketahanan pangan nasional, PT Pupuk Indonesia (Persero) mengajak petani di Jawa Timur untuk mengoptimalkan penyerapan pupuk bersubsidi di sisa waktu 2024.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyatakan, pihaknya dan pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) bersepakat untuk meningkat produktivitas pertanian guna mengurangi ketergantungan impor di sektor pertanian.

Ada dua strategi yang diambil guna meningkatkan produktivitas padi nasional, yaitu memenuhi kebutuhan pupuk petani dan memperbaiki sistem pengairan.

SHUTTERSTOCK/CRINIGER OLIO Ilustrasi pupuk NPK.

“Karena itu di awal tahun 2024, Pak Jokowi (Presiden Republik Indonesia, Red) menaikan alokasi pupuk bersubsidi dari alokasi awal 4,7 juta ton menjadi 9,55 juta ton. Seumpama kemarin tidak ditambah, saat ini petani sudah tidak bisa menebus pupuk bersubsidi. Karena sekarang (penyerapannya, Red) sudah 5 juta ton,” ujar Rahmad dalam keterangan tertulis, Kamis (19/9/2024).

Penambahan alokasi juga diberikan untuk petani Jawa Timur. Dari alokasi awal sebanyak 963.847 ton menjadi 1.920.074 ton atau ada peningkatan hampir dua kali lipat.

Alokasi terbaru ini terdiri dari pupuk urea bersubsidi sebanyak 981.730 ton, pupuk NPK Phonska 832.370 ton, dan pupuk NPK Kakao 986 ton. Pemerintah juga mengalokasikan pupuk organik sebanyak 104.988 ton.

Adapun penyerapan pupuk bersubsidi Jawa Timur per tanggal 16 September 2024 sebanyak 1.024.346 ton atau 53 persen dari alokasi tahun 2024. Rinciannya penyerapan Urea 571.692 ton (58 persen dari alokasi), NPK 450.150 ton (54 persen), NPK Kakao 137 ton (14 persen), dan pupuk organik sebanyak 2.366 ton (2 persen).

#pupuk-bersubsidi #pupuk-indonesia #pupuk-organik #pupuk-urea #pupuk-npk

https://money.kompas.com/read/2024/09/19/185100526/pupuk-indonesia-ajak-petani-di-jatim-tebus-pupuk-bersubsidi?page=all