Pramono Yakin Jokowi Tak Tunjuk Seskab Definitif: Tinggal 20 Hari Lagi
Pramono Anung yakin Presiden Jokowi tidak akan menunjuk Sekretaris Kabinet definitif pengganti dirinya karena masa pemerintahan tersisa 20 hari lagi. Halaman all
(Kompas.com) 20/09/24 12:50 15284577
JAKARTA, KOMPAS.com - Pramono Anung meyakini Presiden Joko Widodo tidak akan menunjuk Sekretaris Kabinet (Seskab) definitif pengganti dirinya.
Pasalnya, masa jabatan Presiden Jokowi beserta jajarannya bakal berakhir pada 20 Oktober 2024.
Ia pun yakin Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, bakal mengemban jabatan sebagai Plt Seskab hingga akhir periode.
"Ini kan tinggal 20 hari dari sekarang. Dan saya yakin lah karena Plt-nya sudah ditunjuk, maka Plt yang akan menyelesaikan ini," kata Pramono usai melangsungkan acara perpisahan dengan jajaran Setkab di Gedung Krida Bhakti, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2024).
Kendati begitu apabila Jokowi menunjuk Seskab Definitif, ia mengaku tak masalah sekalipun bukan berasal dari PDI-P.
"Oh, enggak apa-apa," tuturnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, sejumlah pekerjaan sudah diselesaikan. Sistem di Setkab sydah berjalan baik, termasuk persetujuan (approval) terhadap Peraturan Menteri (Permen) dan peraturan lainnya.
"Paling itu saja yang mesti diselesaikan, tetapi yang menyangkut TPA yang keluarannya adalah Keppres-Keppres relatif sudah diselesaikan," jelas Pramono.
Sebelumnya diberitakan, Pramono mundur dari jabatannya untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024.
Pramono maju berpasangan dengan Rano Karno sebagai bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta 2024. Keduanya sudah mendaftarkan pencalonan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta.
Presiden Joko Widodo pun sudah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian dengan hormat Pramono pada 19 September 2024.
Dengan begitu, Pramono bakal mengakhiri jabatan sebagai Seskab pada 22 September 2024, sesuai dengan permintaan politikus PDI-P tersebut.
Jokowi pun menunjuk Menteri Sekretaris Negara Pratikno, sebagai pelaksana tugas (Plt) Seskab.
Terkait hal ini, Istana Kepresidenan masih membuka peluang perombakan (reshuffle) maupun penunjukan Sekretaris Kabinet definitif usai Pramono Anung mengundurkan diri.
Kendati demikian, keputusan itu sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden.
"Masih dimungkinkan untuk ditetapkan Seskab definitif," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana kepada wartawan, Kamis (19/9/2024).
#pramono-anung #pramono-anung-cagub-jakarta #pramono-anung-mundur-sebagai-seskab