Pramono Kenang Kerjanya di Setkab: Tak Bawa Satupun Orang Masuk untuk Ikut Campur
Bakal cagub DKI Jakarta Pramono Anung mengenang kerjanya saat menjabat sebagai Sekretaris Kabinet selama 9 tahun di pemerintahan Presiden Jokowi. Halaman all
(Kompas.com) 20/09/24 12:27 15284585
JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengenang kerjanya saat menjabat sebagai Sekretaris Kabinet selama 9 tahun di pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Ia mengaku tidak pernah membawa satu orang kepercayaan pun untuk turut masuk ke lembaga tersebut saat ditunjuk sebagai Seskab. Dia lebih memilih memberikan kepercayaan dan tanggung jawab kepada jajaran di Sekretariat Kabinet (Setkab).
Hal ini menurutnya, membuat aktivitas kerja-kerjanya lebih bahagia.
"Pasti saudara-saudara merasakan saya memberikan keleluasaan, kepercayaan, tanggung jawab. Dan saya tidak pernah membawa satu orang pun untuk masuk ke lembaga ini untuk ikut campur urusan lain," kata Pramono saat melangsungkan acara perpisahan di Gedung Krida Bhakti, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2024).
Pramono menyebut, hanya staf khusus yang diajak bersamanya. Namun keperluannya hanya untuk kepentingan pribadi atau diri-sendiri, bukan untuk ikut campur kepentingan lembaga.
"Bukan untuk urusan campur tangan untuk ratas, TPA, approval kepada kementerian dan lembaga lain. Tapi adalah orang yang membantu saya secara pribadi," ucap dia.
Ia pun menyatakan, Setkab sudah naik kelas selama dua periode kepemimpinannya.
Dahulu saat pertama kali menginjakkan kaki di lembaga tersebut, politikus PDI-P ini menilai Setkab seperti kantor kecamatan. Kini, lembaga itu telah mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama bertahun-tahun.
"Sekarang, saudara-saudara, sudah ada yang mengikat kita bersama, ada yang disebut punya mars, ada logo, ada bendera, ada seragam, sehingga ini yang menjadi kekuatan kita menjadi kultur, budaya kerjanya pelan-pelan juga mengalami perubahan," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Pramono mundur dari jabatannya untuk mengikuti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024.
Pramono maju berpasangan dengan Rano Karno sebagai bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur Jakarta 2024. Keduanya sudah mendaftarkan pencalonan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta.
Presiden Joko Widodo pun sudah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian dengan hormat Pramono pada 19 September 2024.
Dengan begitu, Pramono bakal mengakhiri jabatan sebagai Seskab pada 22 September 2024, sesuai dengan permintaan politikus PDI-P tersebut.
Jokowi pun menunjuk Menteri Sekretaris Negara Pratikno, sebagai pelaksana tugas (Plt) Seskab.
Terkait hal ini, Istana Kepresidenan masih membuka peluang perombakan (reshuffle) maupun penunjukan Sekretaris Kabinet definitif usai Pramono Anung mengundurkan diri.
Kendati demikian, keputusan itu sepenuhnya menjadi hak prerogatif Presiden.
"Masih dimungkinkan untuk ditetapkan Seskab definitif," kata Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana kepada wartawan, Kamis (19/9/2024).
#pramono-anung #pramono-anung-cagub-jakarta #pramono-anung-maju-pilgub #pramono-anung-mundur-sebagai-seskab