Waskita Karya Bangun 24 Bendungan, 15 di Antaranya Sudah Rampung

Waskita Karya Bangun 24 Bendungan, 15 di Antaranya Sudah Rampung

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) telah membangun 24 bendungan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Halaman all

(Kompas.com) 20/09/24 15:04 15290221

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) telah membangun 24 bendungan yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Sebanyak 15 di antaranya sudah selesai, sementara sembilan proyek lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Sembilan proyek tersebut meliputi Bendungan Rukoh, Jlantah, Mbay, Jragung Paket I, dan Bener Paket II. Seluruh bendungan itu merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Dok. Kementerian PUPR Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kami bersyukur masih diberi kepercayaan membangun PSN, salah satunya bendungan. Keberadaan bendungan sangat bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya sebagai penyuplai kebutuhan air tapi juga berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (20/9/2024).

Ia menambahkan, terdapat dua proyek bendungan yang sudah hampir rampung dengan realisasi menembus 90 persen, yakni Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur dan Rukoh Paket II di Aceh.

Bahkan, Bendungan Temef akan segera diresmikan.

“Kemajuan pembangunan Bendungan Temef sudah hampir 100 persen. Maka sudah siap digunakan dan memberikan manfaat kepada masyarakat di sekitarnya, termasuk mendorong pariwisata di kawasan NTT,” imbuh Ermy.

Bendungan itu terletak di Kabupaten Timor Tengah Selatan, mencakup tiga desa pada dua kecamatan yakni Desa Oenino dengan Desa Pane Utara, Kecamatan Oenino, serta Desa Konbaki, Kecamatan Polen. Nantinya, Bendungan Temef akan menjadi bendungan terbesar di Provinsi NTT, panjangnya hingga 550 meter dan tinggi 55 meter.

Ermy menjelaskan, bendungan tersebut mulai dibangun pada 2018, pada saat itu Waskita mengerjakan Paket I yang sudah selesai. Adapun nilai kontrak Bendungan Temef Paket I sebesar Rp 934 miliar, sementara nilai kontrak pembangunan Temef Paket 4 mencapai Rp 468 miliar.

Saat ini, perseroan juga mengerjakan beberapa proyek lainnya seperti Bendungan Jragung Paket I dan Bener Paket II di Jawa Tengah dengan realisasi di atas 50 persen, masing-masing sebesar 55,83 persen dan 51,66 persen.

Ada pula Bendungan Mbay di NTT yang progresnya mencapai 47,18 persen.

Sementara itu, beberapa bendungan lainnya, baru mulai dikerjakan. Beberapa di antaranya adalah Bendungan Karangnongko Paket II di Jawa Timur dengan realisasi sebesar 13,42 persen.

Lalu ada Bendungan Cibeet Paket III di Jawa Barat yang terealisasi 2,32 persen. Sedangkan pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di Sumatera Selatan telah menyentuh progress 32,026 persen.

Sepanjang 2024, terdapat tiga bendungan Waskita Karya yang telah diresmikan. Pertama Bendungan Karian di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 8 Januari lalu.

Kedua yaitu Bendungan Margatiga di Lampung Timur, diresmikan pada 26 Agustus, kemudian ketiga Bendungan Leuwikeris di Jawa Barat pada 29 Agustus 2024.

#bendungan #waskita-karya #proyek-strategis-nasional #bendungan-temef #wskt

https://money.kompas.com/read/2024/09/20/150425926/waskita-karya-bangun-24-bendungan-15-di-antaranya-sudah-rampung