ADRO Mau Jual Adaro Andalan, Berikut Tanggal Pentingnya

ADRO Mau Jual Adaro Andalan, Berikut Tanggal Pentingnya

ADRO mau melepas 99,99% saham Adaro Andalan. ADRO bakal meminta restu pemegang saham. - Halaman all

(InvestorID) 21/09/24 09:11 15334815

JAKARTA, investor.id - PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) berencana melepas 99,99% saham PT Adaro Andalan Indonesia (AAI) atau dahulu bernama PT Alam Tri Abadi, perusahaan yang bergerak di bisnis batu bara termal, dengan nilai US$ 2,45-2,63 miliar.

Terkait rencana transaksi itu, Adaro bakal meminta restu lewat rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 18 Oktober 2024, yang tentu menjadi tanggal penting.

Selain itu, direksi ADRO menyatakan bahwa pemanggilan rapat kepada pemegang saham akan dilakukan pada tanggal 26 September 2024.

Adapun pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam rapat adalah pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham Adaro Energy pada tanggal 25 September 2024 sampai dengan pukul 16:00 WIB.

Saham Adaro Energy sendiri pada perdagangan menguat 0,82% ke Rp 3.690 pada perdagangan Jumat (20/9/2024) kemarin. Dalam sebulan terakhir saham energi ini naik 12,84%, dalam tiga bulan terakhir melonjak 35,16%, dan dalam periode year to date (ytd) melambung 48,19%.

“Ada risiko penurunan harga saham ADRO dalam jangka pendek, tergantung pada ekspektasi pasar setelah RUPS luar biasa,” ungkap Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Rizkia Darmawan, belum lama ini.

Ia menilai bahwa pemisahan itu bakal menimbulkan ketidakpastian bagi valuasi ADRO di masa depan.

“Investor mungkin mulai memandang ADRO sebagai perusahaan energi terbarukan, yang dapat menyebabkan peningkatan multiple valuasi, atau sebaliknya, sebagai perusahaan induk yang berpotensi menurunkan P/E saat ini yang sebesar 4,9 kali,” jelas Rizkia.

Penawaran Umum

Manajemen Adaro Energy (ADRO) mengungkap mengenai mekanisme rencana transaksi penjualan saham Adaro Andalan Indonesia (AAI). Rencana transaksi dilakukan melalui mekanisme penawaran umum atas saham AAI sesuai peraturan perundangan-undangan pasar modal yang berlaku, termasuk POJK 76/2017.

Adaro Energy akan memberikan kesempatan kepada pemegang saham perseroan untuk berpartisipasi dalam rencana transaksi tersebut sebagai pembeli, yang dilaksanakan secara bersamaan atau berkesinambungan dengan proses penawaran umum AAI. Banyak disebut bahwa penawaran umum ini termasuk initial public offering (IPO).

Sementara itu, Adaro (ADRO) mempertimbangkan untuk membagikan dividen tunai kepada seluruh pemegang saham perseroan yang tercatat pada tanggal pencatatan yang jatuh pada 8 hari kerja setelah rapat umum pemegang saham yang menyetujui pembagian dividen tunai tersebut.

Adaro Energy (ADRO) diperkirakan bakal kehilangan laba yang besar setelah melepas Adaro Andalan Indonesia (AAI). Namun, aksi tersebut sejalan dengan rencana strategis ADRO untuk berekspansi ke bisnis non batu bara.

Berdasarkan perhitungan DBS, Adaro Andalan bakal menyumbang laba bersih US$ 800 juta ke ADRO pada tahun ini atau setara 80% dari total estimasi US$ 1,1 miliar. Itu berarti, ADRO akan kehilangan laba sebesar itu setelah melepas Adaro Andalan.

DBS menilai, valuasi Adaro Andalan senilai US$ 2,5 miliar sudah sesuai, yakni setara PER 3 kali. Apalagi, Adaro Andalan merupakan perusahaan batu bara termal menguntungkan dan berada di posisi kedua nasional di bawah PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Dalam pandangan DBS, penjualan seluruh saham Adaro Andalan adalah langkah maju dalam transformasi ADRO menjadi perusahaan induk energi terintegrasi, bukan sebatas tambang batu bara. Itu akan mengurangi eksposur ADRO ke bisnis batu bara termal.

“Imbasnya, akses pendanaan ADRO akan lebih terbuka. Investor juga bakal mendukung ADRO menggarap proyek energi baru terbarukan,” tulis DBS dalam catatannya.

Sejauh ini, detail transaksi Adaro Andalan belum jelas. Namun, pemegang saham ADRO tampaknya memang berniat melepas nilai dari bisnis batu bara.

Dengan berbagai pertimbangan, DBS mempertahankan rekomendasi buy saham ADRO dengan target harga Rp 4.000. Broker asing tersebut menilai, transaksi ini menjadi strategi pivot ADRO dari industri batu bara.

Editor: Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #adaro #adro #adaro-energy #adaro-andalan #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/374154/adro-mau-jual-adaro-andalan-berikut-tanggal-pentingnya