Biden Disebut Tak Urusi Kasus Putranya
Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden disebut tidak campur tangan untuk penanganan kasus kriminal putranya, Hunter Biden. - Halaman all
(InvestorID) 21/09/24 21:17 15376131
NEW YORK, investor.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden disebut tidak campur tangan untuk penanganan kasus kriminal putranya, Hunter Biden, oleh Departemen Kehakiman. Hal ini disebutkan oleh pengacara calon presiden dari Partai Republik Donald Trump, Joe Tacopina.
Sebelumnya, pada Juni 2024 anak Joe Biden bernama Hunter Biden telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan. Ia terlibat tiga catatan kriminal terkait senjata api dan telah mengaku bersalah atas tuduhan pajak federal pada awal bulan ini.
Total hukuman yang dihadapi Hunter tidak tanggung-tanggung. Sidang pembacaan hukuman 42 tahun penjara dijadwalkan pada Desember 2024 untuk kedua kasus tersebut.
"Bagi orang-orang yang mengatakan dia (Presiden Biden) mengendalikan Departemen Kehakiman, saya pikir situasi yang menyangkut putranya ini benar-benar membuktikan argumen tersebut adalah salah," kata Tacopina, seperti dikutip kantor berita Sputnik, Sabtu (21/9/2024).
"Maksud saya adalah, jika dia memang benar mengendalikan Departemen Kehakiman, FBI, Kantor Kejaksaan AS sebagai presiden, akankah dia (Biden) dalam bentuk apa pun membiarkan putranya sendiri diadili?" tukasnya.
Tacopina mengingatkan, faktanya pihak berwenang AS sekarang "dengan gigih" mengadili Hunter Biden.
“Tidak ada bantuan yang diberikan (Presiden Biden), dan Departemen Kehakiman yang berada di bawah presiden, ternyata menuntut putranya sendiri,” sebut Tacopina. Ia menambahkan, proses tersebut "berjalan murni".
Diberitakan sebelumnya, presiden Biden telah berulang kali menolak kemungkinan memberi pengampunan atas tindak kriminal putranya.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #joe-biden #biden #hunter-biden #putra-joe-biden #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/international/374174/biden-disebut-tak-urusi-kasus-putranya