WASHINGTON,investor.id – Hunter Biden, putra presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, akan divonis pada 4 Desember 2024. Ia dinyatakan bersalah karena membuat pernyataan palsu pada pemeriksaan latar belakang senjata api dan memiliki senjata api secara ilegal, menurut perintah pengadilan yang dikutip Reuters, Senin (23/9/2024).
Pada Juni 2024, Hunter Biden dihukum di pengadilan federal Delaware atas tiga kejahatan karena membeli senjata api pada 2018. Menurut jaksa, saat itu Hunter Biden berbohong pada formulir federal dengan mengklaim dirinya tidak menggunakan atau kecanduan narkoba secara ilegal.
Awalnya ia dijadwalkan dijatuhi hukuman pada 13 November 2024. Namun, hakim setuju untuk menunda sidang hingga 4 Desember 2024 setelah pengacara Hunter Biden mengatakan mereka membutuhkan lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri secara memadai.
Dakwaan senjata api dapat dihukum hingga 25 tahun penjara, jelas Reuters. Ini terlepas dari kemungkinan Hunter Biden akan menghadapi hukuman yang jauh lebih sedikit di balik jeruji besi, atau mungkin menghindari hukuman penjara sama sekali.
Ia juga menghadapi hukuman di California pada 16 Desember 2024 atas dakwaan pajak federal yang ia akui bersalah awal bulan ini. Dakwaan tersebut dapat dijatuhi hukuman hingga 17 tahun di balik jeruji besi. Ia juga menghadapi denda hingga US$ 1,35 juta.
Presiden Biden, yang membatalkan pencalonannya kembali pada Juli 2024, mengaku tidak akan menggunakan kekuasaan kepresidenannya untuk mengampuni putranya atau mengurangi hukumannya.
Setelah pengakuan bersalahnya atas dakwaan pajak, Hunter Biden mengungkapkan ingin menyelamatkan keluarganya dari cobaan menyakitkan. Sebelumnya, persidangan senjata apinya menayangkan rincian memalukan tentang masa ketika ia berjuang melawan kecanduan kokain. Hunter Biden mengatakan ia sudah tidak minum alkohol sejak 2019.
“Saya tidak akan membuat keluarga saya semakin menderita, privasi saya terganggu, dan saya tidak akan mempermalukan mereka,” ujar Hunter Biden sebelumnya.
“Untuk semua yang telah saya lakukan kepada mereka selama bertahun-tahun, saya bisa menyelamatkan mereka dari ini, jadi saya memutuskan untuk mengaku bersalah,” tambah dia.
Editor: Grace El Dora (graceldora@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News