Harga Surat Utang Negara (SUN) Bakal Sideways , Ini Indikatornya

Harga Surat Utang Negara (SUN) Bakal Sideways , Ini Indikatornya

SUN kembali catat kinerja positif, seiring derasnya modal asing. Namun, pekan ini, harga SUN diprediksi malah sideways, apa indikatornya? - Halaman all

(InvestorID) 23/09/24 04:00 15419211

JAKARTA, investor.id – Pasar Surat Utang Negara (SUN) Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif seiring dengan derasnya arus masuk modal asing. Hal ini didorong oleh kebijakan pemangkasan suku bunga oleh The Fed. Namun pada pekan ini, harga SUN diprediksi malah bergerak sideways, apa indikatornya? 

Analis Pendapatan Tetap di PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) Ahmad Nasrudin mengungkapkan, pemangkasan suku bunga The Fed memberikan angin segar bagi pasar obligasi global, termasuk Indonesia. Imbal hasil ( yield ) SUN dengan tenor 10 tahun pun mengalami penurunan signifikan, kini bergerak di kisaran 6,3-6,7%. Tapi, pekan ini pergerakan yield akan cenderung stagnan setelah penurunan tajam pada September ini.

"Saya memperkirakan yield akan cenderung sideways setelah penurunan drastis. Dengan arus modal asing yang besar, harga SUN sudah terdiskon cukup besar, memberikan ruang yang terbatas untuk penurunan lebih lanjut," jelas Ahmad kepada Investor Daily, Minggu (22/9/2024).

Sebagai informasi, berdasarkan data transaksi 17-19 September 2024, investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp 19,76 triliun, yang menandakan tingginya minat terhadap SUN, terutama setelah The Fed memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin (bps). Alhasil, yield SUN 10 tahun turun menjadi 6,438%.

Kini, lanjut Ahmad, perhatian pasar tertuju pada rilis data ekonomi terbaru seperti data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE), baik headline maupun inti, yang akan dirilis pekan depan, menjadi salah satu indikator yang diawasi ketat oleh para pelaku pasar. Selain itu, pasar juga menunggu pidato Ketua The Fed Jerome Powell yang akan memberikan pandangan mengenai arah kebijakan suku bunga ke depan.

“Untuk itu, yield akan bergerak di kisaran 6,3%-6,7%, dengan kecenderungan ditutup pada level 6,5% pekan ini,” jelasnya.

Ahmad juga optimistis minat investor terhadap lelang SUN pekan ini akan tetap tinggi. Menurutnya, arah kebijakan moneter menjadi lebih jelas setelah pemangkasan suku bunga oleh The Fed dan Bank Indonesia (BI). "Investor melihat ini sebagai kesempatan untuk mengisi portofolio mereka dengan surat utang berkupon tinggi sebelum menjadi semakin langka ketika suku bunga mendekati level normal," katanya.

Lelang SUN

Menurut Ahmad, meskipun yield yang diperoleh dari lelang SUN kali ini mungkin tidak setinggi ekspektasi karena harga yang sudah terdiskon, investor masih memiliki potensi untuk mendapatkan capital gain jika suku bunga kembali dipangkas. Selain itu, meskipun investor mungkin tidak sepenuhnya mengejar return dan menempatkan portofolio mereka ke aset berisiko seperti saham, minat terhadap lelang SUN pekan ini diperkirakan tetap tinggi.

"Saya memperkirakan penawaran yang masuk akan mencapai Rp 14-20 triliun, dengan pemerintah kemungkinan akan memenangkan sekitar Rp 8 triliun dari total penawaran tersebut," ujar Ahmad.

Ahmad juga mempertahankan asumsi bid-to-cover ratio di kisaran 1,75-2,75 kali, menunjukkan optimisme bahwa penawaran yang masuk akan cukup kuat meskipun ada penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Menanggapi preferensi investor dalam lelang pekan depan, Ahmad memperkirakan obligasi dengan tenor panjang akan menjadi favorit. "Kupon yang ditawarkan cukup menarik, terutama untuk seri PBS029 dan PBS038 yang memiliki tenor sisa sekitar 10 tahun atau lebih," jelasnya sembari menegaskan, obligasi-obligasi tersebut dipandang potensial untuk mengalami kenaikan harga saat suku bunga rendah menjadi kenormalan baru.  

Editor: Indah Handayani (handayani@b-universe.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #sun #harga-sun #yield-sun #surat-utang-negara #lelang-sun #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/374233/harga-surat-utang-negara-sun-bakalsideways-ini-indikatornya