Kompolnas Tunggu Penyelidikan Dugaan 7 Remaja Tewas di Kali Bekasi karena Takut Polisi
Kompolnas menunggu hasil penyelidikan tewasnya tujuh remaja di Kali Bekasi. Apa penyebab sebenarnya? Halaman all
(Kompas.com) 23/09/24 11:33 15432472
JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menegaskan bahwa pihaknya menunggu hasil penyelidikan terkait dugaan tujuh remaja yang ditemukan tewas di Kali Bekasi, yang melompat ke sungai karena ketakutan terhadap patroli polisi.
Anggota Kompolnas Poengky Indarti menyatakan, pembuktian harus didasarkan pada fakta dan investigasi yang transparan.
"Terkait dugaan bahwa para remaja melompat ke sungai karena ketakutan saat patroli polisi, kami menunggu hasil penyelidikan yang akurat dan sesuai dengan fakta di lapangan," ujar Poengky kepada Kompas.com, Senin (23/9/2024).
Poengky juga menekankan bahwa patroli merupakan salah satu tugas utama kepolisian untuk mencegah kejahatan dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
Kompolnas mendukung pelaksanaan patroli secara rutin guna menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
"Patroli adalah bagian dari tugas kepolisian untuk menjaga keamanan. Kami mendukung patroli rutin yang bertujuan untuk mencegah kejahatan," tambahnya.
Peran Masyarakat Ditekankan
Kompolnas mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk turut berperan dalam mencegah kenakalan remaja yang sering berujung pada tindakan kriminal seperti tawuran, begal, atau konvoi jalanan yang mengganggu ketertiban umum.
"Masyarakat, terutama orang tua, diharapkan bisa menjaga anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam tindakan kenakalan remaja. Anak-anak adalah titipan Tuhan Yang Maha Esa, dan menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaganya," ujar Poengky.
Peristiwa ini bermula ketika tim patroli perintis presisi melakukan penggerebekan terhadap sekelompok remaja sekitar pukul 03.00 WIB.
Menurut keterangan beberapa remaja yang tertangkap, mereka sedang merayakan ulang tahun.
Namun, saat penggerebekan berlangsung, sebagian dari mereka panik dan melarikan diri dengan melompat ke sungai.
Polisi berhasil menangkap 15 remaja, dan tiga di antaranya ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan membawa senjata tajam.
Namun, pada Minggu pagi, tujuh jenazah remaja laki-laki ditemukan mengambang di Kali Bekasi.
Ketujuh jenazah tersebut tidak memiliki identitas dan kini telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lebih lanjut.