Ridwan Kamil: Pemimpin Harus Mencintai Semua Warga, Termasuk yang Tidak Mendukung

Ridwan Kamil: Pemimpin Harus Mencintai Semua Warga, Termasuk yang Tidak Mendukung

RK menegaskan, demokrasi tidak bisa dipaksakan. Namun, pasangan RIDO akan mencintai semua warga, terutama mereka yang masuk kategori miskin. Halaman all

(Kompas.com) 25/09/24 11:53 15530861

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur Jakarta, Ridwan Kamil (RK), menyatakan bahwa sebagai pemimpin, dirinya dan wakilnya, Suswono, sudah seharusnya mencintai semua warga Jakarta, baik yang mendukung mereka maupun yang tidak.

Hal ini disampaikan RK saat menjawab pertanyaan awak media terkait penolakan warga Jakarta yang tergabung dalam Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) terhadap semua pasangan calon yang berkontestasi di Pilkada Jakarta.

“Tugas pemimpin adalah mencintai rakyatnya, itu saja. Bahwa proses memilih pemimpin ada yang suka, tidak suka, didukung tidak didukung itulah demokrasi,” ujar Ridwan Kamil saat ditemui di Museum Taman Makam Tokoh Bangsa di kompleks TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2024).

RK menegaskan, demokrasi tidak bisa dipaksakan. Namun, ia berjanji, jika dirinya dan Suswono ditakdirkan menjadi pemimpin Jakarta, pasangan berakronim RIDO ini akan mencintai semua warga, terutama mereka yang masuk dalam kategori miskin.

Mantan Gubernur Jawa Barat ini juga memaparkan beberapa program yang telah disiapkan untuk mengayomi masyarakat miskin.

“Ada program kredit tanpa bunga berbunga tanpa agunan. Ini sudah saya kerjakan sewaktu saya memimpin di daerah sebelumnya, 30.000 warga miskin yang tidak punya agunan bisa mendapatkan usaha dari Rp 500.000 sampai Rp 10 juta,” lanjut RK.

RK juga menambahkan bahwa anggaran bagi RW akan ditingkatkan hingga Rp 200 juta per tahun.

"Program RW yang selama ini jauh dari balai kota kita tambahkan, kita hadirkan program 200 juta per RW. Kami juga berjanji akan menaikkan gaji RT dan RW sesuai kondisi yang memungkinkan."

Selain itu, RK menekankan bahwa penataan kawasan kumuh tidak harus selalu dilakukan dengan memindahkan warga.

“Kekumuhan kita tata tidak harus selalu dipindahkan. Jadi, itulah kecintaan kami kepada warga yang paling harus kami lindungi sebagai pemimpin, yaitu golongan menengah ke bawah,” kata RK.

Sebelumnya, Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) berunjuk rasa di depan kantor KPU Provinsi Jakarta, menjelang pengundian nomor urut pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta pada Senin (23/9/2024).

Mereka menganggap bahwa pasangan calon di Pilkada Jakarta 2024 tidak ada yang pro rakyat.

“Hari ini kami aspirasikan kekecewaan masyarakat miskin kota atau masyarakat Jakarta, yang pilkada tahun ini tidak berpihak kepada rakyat atau mewakili aspirasi rakyat. Terutama di Jakarta, banyak kampung kami yang belum terselesaikan masalahnya. Maka kami tahun ini adalah untuk golput,” ujar Koordinator JRMK, Minawati, saat ditemui di depan Kantor KPUD, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2024).

Minawati menjelaskan bahwa anggota JRMK yang terdiri dari 32 warga kampung seluruh Jakarta tidak akan mencoblos ketiga pasangan calon Pilkada Jakarta pada surat suara nantinya.

Keputusan ini diambil karena JRMK melihat ketiga pasangan calon tidak menunjukkan keterwakilan kepada rakyat. Menurut mereka, ketiga pasangan calon tersebut memiliki rekam jejak yang buruk dan tidak pantas menjadi pemimpin Jakarta.

“Kami golput untuk menyadarkan bahwa politik ini enggak baik-baik, demokrasi ini enggak baik-baik saja. Kalau kami pilih salah satu, itu mengiyakan kecurangan politik ini,” ujar Minawati.

Salah satu masalah yang masih belum terselesaikan, menurut Minawati, adalah kasus warga Kampung Bayam di Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan dari pemerintah provinsi.

#ridwan-kamil #suswono #masa-kampanye #janji-kampanye #ridwan-kamil-suswono #ridwan-kamil-suswono-rido #masa-kampanye-pilkada

https://megapolitan.kompas.com/read/2024/09/25/11531601/ridwan-kamil-pemimpin-harus-mencintai-semua-warga-termasuk-yang-tidak