KCI Butuh Pengadaan 37 KRL Hingga 2027, Mayoritas Dipesan dari INKA

KCI Butuh Pengadaan 37 KRL Hingga 2027, Mayoritas Dipesan dari INKA

KCI mengatakan, menyusul adanya permintaan pembuatan KRL, PT INKA pun akan meningkatkan kapasitasnya yang ada di Banyuwangi. Halaman all

(Kompas.com) 26/09/24 08:30 15572536

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan, pihaknya membutuhkan pengadaan 37 rangkaian KRL (trainset) untuk memenuhi kebutuhan selama 2027.

Direktur Utama PT KCI Asdo Artriviyanto mengungkapkan, dari 37 rangkaian KRL itu, 24 rangkaian akan dipesan di PT Industri Kereta Api (INKA) dan 11 rangkaian lagi akan dipesan di CRRC Sifang Co yang merupakan salah satu perusahaan asal China.

“Konsen kami peningkatan produksi dalam negeri. Tahun 2023-2027 kita pengadaan KRL sebanyak 37 trainset, 1 trainset ada 12 gerbong, jadi 37 trainset itu terdiri dari 24 trainset dari INKA dan 11 trainset akan dikerjakan di China yang memproduksi Whoosh,” ujarnya saat melakukan kunjungan ke Kompas.com, Rabu (25/9/2024).

Lebih lanjut, Asdo mengatakan, menyusul adanya permintaan pembuatan KRL, PT INKA pun akan meningkatkan kapasitasnya yang ada di Banyuwangi.

Namun, pembuatan 4 trainset pertama akan diproduksi di pabrik INKA yang berada di wilayah Madiun.

“Sementara untuk sisanya dari trainset ke-5 sampai 24 dibuat di Banyuwangi. INKA juga baru mendapatkan permodalan untuk mengisi kapasitas barunya tersebut hingga menggunakan alat-alat teknologi yang modern,” pungkasnya.


Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengajukan penyertaan modal negara (PMN) periode 2025 sebesar Rp 1,8 triliun untuk kebutuhan armada KRL anak usahanya, PT KAI Commuter (KCI).

Direktur Utama PT KCI Asdo Artriviyanto mengatakan, pengadaan sarana KRL saat ini sangat dibutuhkan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang yang diproyeksikan meningkat 6 persen setiap tahunnya selama 2024-2027.

Di sisi lain, sebanyak 1.088 unit KRL yang dimiliki PT KCI telah memasuki masa pensiun atau berusia 30 tahun lantaran pengadaan KRL sebelumnya merupakan impor KRL bekas.

Untuk itu, dibutuhkan usulan PMN 2025 agar sarana KRL dapat ditambah dan mengganti sarana yang akan memasuki usia pensiun sehingga kelebihan muatan (overload) pada stasiun maupun kereta dapat terhindarkan.

"Ini dapat berdampak menimbulkan overload saat peak hours. Dari mulai tahun 2023 ini sudah terjadi 129 persen (okupansi KRL) pada peak hours. Apabila ini tidak terjadi pengadaan sarana, maka 2026 sampai 2027 akan melebihi 200 persen," ujarnya saat RDP dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Selasa (9/7/2024).

#kci #jakarta #inka #krl

https://money.kompas.com/read/2024/09/26/083000826/kci-butuh-pengadaan-37-krl-hingga-2027-mayoritas-dipesan-dari-inka