GRP Dukung Pencapaian Target NZE 2050 Kemenperin

GRP Dukung Pencapaian Target NZE 2050 Kemenperin

PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) mendukung transformasi industri hijau dan pencapaian target NZE 2050 Kemenperin. - Halaman all

(InvestorID) 27/09/24 00:13 15602857

JAKARTA, Investor.id - PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP), salah satu pemain utama dalam industri baja di Indonesia, aktif mendukung transformasi industri hijau dan pencapaian target net zero emission (NZE) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) pada 2050, 10 tahun lebih cepat dari target nasional pada 2060

Presiden Direktur sekaligus Direktur Komite Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Bisnis di Indonesia Iron and Steel Industry Association (IISIA) Fedaus menyatakan, sebagai perusahaan baja yang memiliki tanggung jawab besar dalam menghadapi krisis iklim global, GRP telah memulai langkah dekarbonisasi sejak 2020.

Dalam upaya mendukung visi ini, jelas Fedaus, GRP telah meluncurkan ESG Strategy Guidebook pada tahun 2022, disusul oleh Net Zero Strategy yang menjadi panduan dalam pelaksanaan program dekarbonisasi perusahaan.

Beberapa inisiatif yang sudah berjalan antara lain pengoperasian pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap dengan total kapasitas 9,3 megawatt peak, yang merupakan salah satu yang terbesar di Jawa Barat.  Instalasi ini diharapkan mampu mengurangi emisi karbon sebesar 47.400 ton CO2 per tahun, dengan rencana peningkatan kapasitas hingga 33 megawt peak di masa mendatang.

“Selain itu, GRP juga telah melakukan feasibility study bersama Fortescue untuk penggunaan energi terbarukan berbasis hidrogen hijau,” kata dia, Kamis (26/9/2024).

Terbaru, lanjut Fedaus, GRP bekerja sama dengan International Finance Corporation (IFC), anggota dari group World Bank, melalui investasi senilai US$ 60 juta untuk meningkatkan produksi baja rendah karbon.

“Kolaborasi ini menjadi yang pertama di industri baja Asia dalam satu dekade terakhir, sekaligus menandai langkah penting dalam transformasi menuju industri baja yang lebih berkelanjutan,” ungkap dia.

Dengan serangkaian langkah strategis ini, dia menyatakan, GRP terus memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam industri baja berkelanjutan, mendukung pencapaian target nasional menuju masa depan tanpa emisi karbon.

Fedaus mengatakan, GRP menjadi salah satu perusahaan dalam asosiasi IISIA yang turut menandatangani deklarasi bersama antara Kementerian Perindustrian dan sembilan sub-sektor industri prioritas di Indonesia. Deklarasi tersebut, memperkuat tekad perusahaan untuk terus dukung industri baja dalam menghadirkan solusi berkelanjutan.

"Deklarasi ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang kami untuk menciptakan industri baja yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan,” tutup Fedaus.

Sebelumnya, Kemenperin menyelenggarakan Annual Indonesia Green Industry Summit (AIGIS) yang pertama, di Jakarta, 19 September 2024. Dengan tema "Transformation Into Greener Industry for Sustainable Economy", acara tersebut difokuskan pada diskusi mengenai percepatan pencapaian target NZE di sektor industri pada tahun 2050.

“Kami mengharapkan dukungan dari seluruh subsektor industri lainnya dalam mendukung pencapaian target penurunan emisi sektor industri hingga mencapai NZE di tahun 2050,” kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita.

Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #pt-gunung-raja-paksi-tbk-grp #transformasi-industri-hijau #target-nze-2050 #kemenperin #industri-baja #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/business/374697/grp-dukung-pencapaian-target-nze-2050-kemenperin