Telkomsel Hyper AI Andalkan Otomatisasi, Nasib Karyawan Dipastikan Aman

Telkomsel Hyper AI Andalkan Otomatisasi, Nasib Karyawan Dipastikan Aman

Telkomsel memperkenalkan Hyper AI, solusi serba AI untuk operasional mereka. Meski mengandalkan AI, tenaga manusia dipastikan tetap dibutuhkan. Halaman all

(Kompas.com) 27/09/24 10:29 15619781

JAKARTA, KOMPAS.com - Telkomsel memiliki teknologi kecerdasan buatan/Artificial Intelligence (AI) bernama Hyper AI. Salah satu tujuan Hyper AI adalah untuk melakukan otomatisasi jaringan dan layanan pelanggan, sehingga operasional akan lebih efisien.

Proses deteksi dan penanganan masalah jaringan, misalnya, kini bisa dilakukan sepenuhnya dengan AI. Kemudian untuk layanan pelanggan, AI, lewat chatbot Veronika, bisa menjawab berbagai keluhan yang dimiliki pelanggan Telkomsel.

Nah, karena metodenya adalah otomatisasi, maka berbagai pekerjaan di bidang jaringan dan layanan pelanggan yang tadinya dilakukan secara manual oleh karyawan kini akan dipegang oleh sistem dan AI.

Lantas, apakah Hyper AI ini akan berpengaruh pada sumber daya manusia (SDM) dan mengancam pekerjaan sejumlah karyawan Telkomsel, terutama yang menangani jaringan dan layanan pelanggan, di masa depan?

Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna memastikan Hyper AI tidak akan mengancam pekerjaan karyawan mereka.

KOMPAS.com/Bill Clinten Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna dalam acara pengenalan Hyper AI di Telkomsel Smart Office, Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2024).

"Karena menurut saya, Hyper AI ini hanya akan mengurangi pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual, bukan menggantikan orang yang menangani pekerjaan tersebut," ujar Indra dalam acara pengenalan Hyper AI di Telkomsel Smart Office, Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2024).

Indra melanjutkan, karyawan-karyawan tersebut nantinya akan bisa bekerja dan beradaptasi dengan AI. Telkomsel pun akan mengupayakan pelatihan agar skill karyawan tetap relevan.

"Beberapa yang kami selalu lakukan pada karyawan kami adalah membangun dan melatih kemampuan karyawan supaya dapat beradaptasi, serta meningkatkan kapabilitas mereka di pekerjaan dengan berbagai pelatihan terkini," jelas Indra.

Kemampuan AI ini, kata Indra, penting untuk dimiliki oleh seorang karyawan. Sebab, Telkomsel juga membutuhkan SDM atau talent yang memang paham dan mengerti soal otomatisasi AI, terutama di bidang jaringan dan layanan pelanggan.

"Tentunya penting bagi kami untuk mendorong pengembangan AI, sekaligus terus mengembangkan SDM dan talent, supaya Hyper AI atau otomatisasi AI di operasional Telkomsel ini berjalan dengan lancar," pungkas Indra.

#telkomsel #otomatisasi #ai #sdm #hyper-ai

https://tekno.kompas.com/read/2024/09/27/10290087/telkomsel-hyper-ai-andalkan-otomatisasi-nasib-karyawan-dipastikan-aman