Menparekraf Targetkan Paket Wisata 3B Bisa Tarik 1 Juta Kunjungan ke Bali
Kementerian Pariwisata dan Perekonomian Kreatif (Kemenparekraf) baru saja meluncurkan paket wisata 3B atau Banyuwangi-Bali Barat dan Bali Utara. Halaman all
(Kompas.com) 27/09/24 13:36 15625285
JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pariwisata dan Perekonomian Kreatif (Kemenparekraf) baru saja meluncurkan paket wisata 3B atau Banyuwangi-Bali Barat dan Bali Utara.
Menurut Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, paket wisata tersebut ditargetkan bisa menarik sekitar 10 sampai 15 persen dari 7 juta kunjungan wisatawan ke Bali.
"Target awalnya 20 persen dari 7 juta, tapi karena keterbatasan pesawat (ke Banyuwangi), kita harus kontraksi 10 sampai 15 persen jadi sekitar 700.000 sampai 1 juta (kunjungan)," ujar ujar Sandiaga dilansir siaran pers di laman resmi Kemenparekraf, Jumat (27/9/2024).
Dok. Shutterstock/oneinchpunch Ilustrasi pasangan di Ulun Danu, Danau Beratan, Bali.Selain itu sebagai pemerataan kunjungan wisatawan untuk mencegah terpusatnya kunjungan wisatawan di Bali bagian selatan.
"Kita menuntaskan realisasi redistribusi beban pariwisata dari Bali Selatan ke Bali Utara dan Bali Barat melalui pintu Banyuwangi," kata Sandiaga.
Adapun paket wisata yang ditawarkan meliputi seluruh daya tarik yang ada di masing-masing daerah. Mulai dari alam, budaya, buatan, desa wisata, dan lainnya.
Seperti Desa Wisata Tembok, Desa Wisata Les, Lovina, hingga Pemuteran di Bali Utara.
Di Kabupaten Jembrana ada taman nasional Bali Barat dengan daya tarik burung Jalak Bali.
Sementara di Banyuwangi terdapat banyak destinasi seperti Desa Wisata Kemiren, G-Land, Alas Purwo, serta yang tidak kalah menarik adalah Kawah Ijen.
Adapun program paket wisata 3B merupakan hasil kolaborasi Kemenparekraf dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Banyuwangi, Pemda Kabupaten Jembrana dan Pemda Kabupaten Buleleng.
#bali #wisatawan #kemenparekraf #bali-utara #paket-wisata #kunjungan-wisatawan