Wanita di Perkotaan Jadi Target Pasar Potensial Produsen Motor Listrik
Jumlah penduduk perempuan di Indonesia pada tahun 2024 diperkirakan mencapai 136,3 juta orang, atau 50% dari total penduduk. Hal ini berdasarkan Statistik Indonesia 2023 yang dikeluarkan ole
(InvestorID) 28/09/24 00:07 15645261
JAKARTA, investor.id - Jumlah penduduk perempuan di Indonesia pada tahun 2024 diperkirakan mencapai 136,3 juta orang, atau 50% dari total penduduk. Hal ini berdasarkan Statistik Indonesia 2023 yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik pada Februari 2024.
BPS memproyeksikan bahwa kondisi jumlah penduduk perempuan yang lebih banyak dari laki-laki di Indonesia akan terjadi mulai tahun 2040 dan berlanjut di tahun-tahun setelahnya.
Jumlah penduduk wanita yang cukup besar membuat produsen motor listrik mulai membidik pasar wanita sebagai target pemasaran khususnya di kawasan perkotaan.
Apalagi, perempuan saat ini sudah dianggap lebih mandiri untuk membeli produk yang di masa lalu dianggap hanya diputuskan oleh pria, salah satunya kendaraan.
Motor listrik menawarkan beberapa keunggulan yang membuatnya cocok untuk perempuan. Motor listrik tidak menghasilkan emisi gas buang yang berbahaya, membantu menjaga lingkungan dan kesehatan.
Selain itu, motor listrik juga memiliki desain yang lebih ringan dan ergonomis, membuatnya mudah untuk dikendarai oleh perempuan. Terutama saat berhenti atau memarkir. Hal ini membuatnya lebih sesuai untuk perempuan yang mungkin memiliki postur tubuh yang lebih kecil.
Motor listrik umumnya dirancang dengan bobot yang lebih ringan dibandingkan motor berbahan bakar bensin. Inilah yang membuatnya lebih mudah untuk dikendalikan dan diparkir, terutama di area perkotaan yang padat. Bagi perempuan yang mungkin mengutamakan kemudahan dan kenyamanan, motor listrik yang ringan dapat mengurangi beban fisik saat berkendara.
Selain itu, banyak motor listrik dirancang dengan gaya yang modern dan menarik. Desain yang stylish ini tentu saja menjadi nilai tambah bagi perempuan yang peduli dengan penampilan. Dengan motor listrik, mereka dapat tampil beda dan lebih percaya diri saat berkendaran.
Penelitian yang dilakukan oleh Populix berlangsung pada tanggal 15-25 Maret 2024. Survei dilakukan secara online terhadap total 350 responden, laki-laki dan perempuan berusia 17-45 tahun di Jakarta yang memiliki kendaraan listrik.
Untuk pengguna motor listrik mayoritas penggunaannya hanya untuk belanja (79%), antar jemput (62%), mengunjungi teman/keluarga (58%), mengirim barang (23%), dan bekerja (13%).
Untuk memperkuat penetrasi motor listrik, khususnya untuk segmen wanita, PT Terang Dunia Internusa Tbk (kode saham UNTD) merilis produk terbarunya di tengah persaingan pasar motor listrik yang kian ketat. Produsen motor listrik lokal pemilik merek United E-Motor dan merek terbaru Avand E-Motor tersebut mengeluarkan 2 tipe motor listrik terbarunya, yaitu Avand SC 121 & SC 122.
Kedua tipe motor listrik tersebut ditujukan untuk masyarakat urban yang memilih aktif bertransportasi dengan kendaraan ramah lingkungan.
“Kedua tipe motor listrik ini ditujukan untuk pasar wanita sebagai target utamanya. Kami optimistis paling tidak setiap bulan ada 2.000 unit kendaraan yang akan bisa terjual dengan target pasar urban ,” kata Awan Setiawan, head of Sales ^ Marketing United E-Motor di Sapphire Room United Grand Hall Alam Sutera, Tangerang Selatan, Jumat (27/9/2024).
Direktur UNTD, Andrew Mulyadi mengatakan bahwa kehadiran seri Avand SC merupakan angin segar bagi penikmat motor listrik lokal. “Avand SC 121 & SC 122 sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang menginginkan motor listrik berkualitas dengan harga yang ekonomis namun memiliki spesifikasi yang unggul dan cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.
Seri Avand SC menjadi duo motor listrik urban terbaru yang dilengkapi dengan beragam fitur unggulan. Desain yang ergonomis dari Avand SC 121 & SC 122 sangat cocok dengan postur tubuh masyarakat Indonesia. Diciptakan dengan sizing yang compact menjadikan kedua motor listrik tersebit lebih mudah bermanuver di jalanan perkotaan dan nyaman digunakan untuk komuter sehari-hari.
Lower deck yang sangat luas dan bagasi jok motor berkapasitas besar mampu menampung barang bawaan yang lebih banyak, sehingga pengendara tidak perlu direpotkan lagi dengan ukuran ruang penyimpanan.
Dari sisi mesin, seri Avand SC dilengkapi dengan Hub Drive 1200 Watt yang disematkan mampu menghasilkan 2300 Watt Top Power dengan kecepatan maksimum hingga 60 km / jam.
Baterai Sealed Lead Acid (SLA) yang berkekuatan 72V 20Ah yang ada mampu memberi jarak tempuh hingga 60 km dan tenaga yang besar dibuktikan dengan kekuatan daya tanjak yang mumpuni. Jeroan yang ada pada seri Avand SC ini menjadikannya sebagai motor dengan dimensi kecil yang memiliki performa ideal.
Avand SC 121 & SC 122 hadir dengan beragam fitur yang inovatif. Fitur Anti Rollback yang merupakan sistem pengereman untuk menjaga agar motor tidak mundur saat berhenti di jalan menanjak. Fitur tersebut merupakan fitur unggulan yang tidak dimiliki oleh merek motor listrik lainnya.
Cruise Control yang memampukan motor melaju dengan konstan pada kecepatan tertentu tanpa perlu mengendalikan throttle grip. Reverse Mode yang berguna untuk memudahkan pengendara memundurkan kendaraannya saat parkir.
Seri Avand SC dilengkapi dengan teknologi Power Cut Off yang akan menonaktifkan mesin lewat 3 kondisi, yaitu saat pengereman penuh, kickstand atau standar samping diturunkan dan saat motor dalam pengisian daya.
Untuk harga, Avand SC 121 dibanderol dengan harga off the road Jakarta sebesar Rp 10,4 juta dan Avand SC 122 dengan harga off the road Jakarta sebesar Rp 10,9 juta..
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #motor-listrik #pasar-wanita #urban #united-e-motor #andrew-mulyadi #direktur-untd #berita-ekonomi-terkini