Raksasa BlackRock dan Gelombang RWA U$12,4 Miliar Menjadi US$16 Triliun
BlackRock mendukung UStb dengan token RWA BUILD sebagai underlying asset. Nilai pasar RWA dapat mencapai US$16 triliun.
(BlockChain-Media) 29/09/24 17:52 15726186
BlackRock mendukung stablecoin UStb dengan mengizinkan token RWA reksadana BUILD sebagai underlying asset-nya. Pasar token Real-World Asset (RWA) kini bernilai US$12,4 miliar, dengan blockchain Solana di peringkat ke-3 sebagai “rumahnya”. Pada tahun 2030 nilai pasar RWA bisa mencapai US$16 triliun.
Pada 26 September 2024 lalu, Ethena Labs mengumumkan rencana peluncuran stablecoin terbaru mereka, disebut UStb. Stablecoin ini ber-underlying asset berupa token RWA BUILD besutan BlackRock.
“UStb akan disokong oleh BUILD milik BlackRock dengan bermitra dengan Securitize,” sebut Ethena Labs.
Di unggahan berbeda, Securitize mengatakan BUILD adalah token reksadana bernilai surat utang Pemerintah AS terbesar saat ini, yakni US$522 juta.
“Ini memastikan memberikan nilai fondasi yang aman terhadap stablecoin UStb,” jelas Securitize, di mana protokol mereka yang digunakan dalam penerbitan token BUILD itu.
Dinamika terkini itu menggambarkan rencana jangka BlackRock di dunia blockchain dan kripto, khususnya di sektor tokenisasi RWA, usai ETF Spot Bitcoin besutan mereka hadir di bursa efek AS sejak Januari 2024.
Sebelumnya pada Mei 2024, BlackRock (pengelola dana investasi US$10 triliun) mengucurkan dana investasi ke Securitize senilai US$47 juta. Ini menyiratkan use case yang semakin sangat besar terhadap teknologi blockchain dan sektor-sektor terkait aset kripto lainnya. Use case yang meningkat menjadi dasar dari kapitalisasi pasar kripto yang tinggi pula di masa depan.
Raksasa BlackRock Incar Bisnis Tokenisasi Saham
Keunggulan Teknologi Blockchain Mendorong Tokenisasi RWA US$12,43 MiliarKeunggulan teknologi blockchain dan peningkatan adopsi terhadapnya semakin membawa revolusi besar dalam dunia keuangan tradisional. Ini tercermin dari pasar tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA) yang membuncah, dengan pemain besar yang semakin banyak.
Menurut data terbaru dari RWA.xyz, nilai total RWA secara on-chain mencapai US$12,43 miliar, dengan pertumbuhan signifikan sebesar 0,59 persen dalam 30 hari terakhir. Selain itu, jumlah pemegang aset meningkat menjadi 63.283, menunjukkan adopsi yang kian meluas.
Bandingkan dengan nilai RWA pada tahun 2019 yang baru mencapai US$53.800. Angka itu setara dengan rata-rata kenaikan tahunan dari tahun 2019 hingga 2024 adalah sekitar 1.082 persen per tahun.
Angka terkini itu memang tidak termasuk pasar sektor stablecoin (lebih dari US$172,58 miliar), selaras dengan konsensus definisi RWA yang terbatas pada token kripto yang underlying asset-nya berupa “aset dunia nyata”.

Pada 26 September 2024 Guggenheim Treasury Services, yang merupakan anak perusahaan dari Guggenheim Capital, mengumumkan melakukan tokenisasi sebesar US$20 juta dalam bentuk commercial paper di blockchain Ethereum.
Commercial paper adalah instrumen utang jangka pendek yang tidak terjamin, digunakan oleh perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendek mereka. Produk versi digital itu adalah yang pertama dari commercial paper dan telah mendapatkan peringkat kredit tertinggi dari Moody’s, yaitu P-1, yang menunjukkan kualitas kredit yang sangat baik.
RWA mencerminkan keunggulan teknologi blockchain dengan meningkatkan likuiditas dan transparansi aset nyata. Melalui tokenisasi, RWA memungkinkan akses yang lebih mudah bagi investor, mengurangi biaya transaksi, dan menciptakan pasar yang lebih efisien. Teknologi ini membuka peluang baru dalam investasi dan pengelolaan aset di era digital. RWA di blockchain bukan hanya inovasi teknologi, tetapi juga merupakan langkah besar menuju masa depan keuangan yang lebih terbuka dan inklusif. [ps]
#blackrock #real-world-asset #rwa #tokenisasi #tokenized-fund
https://blockchainmedia.id/raksasa-blackrock-dan-gelombang-rwa-u124-miliar-menjadi-us16-triliun/