Genjot Sektor Pariwisata, Museum MotoGP Pertama di Dunia Ada di Mandalika
Kehadiran museum MotoGP di kawasan Mandalika ini diharapkan bisa menggenjot sektor pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Halaman all
(Kompas.com) 30/09/24 14:40 15770301
LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Indonesia kini menjadi negara yang memiliki Museum MotoGP pertama di dunia. Kehadiran museum MotoGP di kawasan Mandalika ini diharapkan bisa menggenjot sektor pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Museum bernama Pertamina MotoGP Experience Gallery ini berlokasi di Pertamina Mandalika International Circuit yang berisikan sejarah dari barang-barang pembalap hingga perjalanan partisipasi RI dan Pertamina dalam ajang MotoGP.
Direktur Pemasaran dan Program dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono mengatakan, kehadiran museum MotoGP ini tidak hanya memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi balap internasional, tetapi juga menggenjot sektor periwisata di Lombok.
"Galeri ini diharapkan menarik minat wisatawan domestik maupun internasional," ujar Maya di Sirkuit Mandalika dikutip Senin (30/9/2024).
"Juga menjadikan Mandalika sebagai sport and entertainment tourism destination yang menyeluruh, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan keindahan alam Indonesia kepada dunia secara lebih luas," lanjutnya.
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Suasana Museum MotoGP yang ada di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).Pembangunan museum ini merupakan hasil kerja sama PT Pertamina (Persero) dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), anak usaha dari Holding BUMN Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia, InJourney.
Menurut Direktur Utama ITDC Ari Respati, museum ini akan menjadi warisan penting bagi dunia otomotif, khususnya MotoGP, yang merupakan ajang balap motor terbesar di dunia. Selain itu, sekaligus menjadi ikon untuk semakin mengembangkan sektor pariwisata.
DOK. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Presiden RI Joko Widodo bersama jajaran menteri dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menghadiri opening ceremony balap MotoGP di Pertamina Grand Prix of Indonesia, Minggu (29/9/2024)."Museum ini akan menjadi ikon baru yang tidak hanya menarik wisatawan global, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional melalui industri pariwisata dan event olahraga berskala internasional.”
Adapun museum MotoGP yang saat ini tersedia di Mandalika bersifat semipermanen, sebab museum ini menjadi \'teaser\' dari museum MotoGP yang akan dibangun permanen.
Ari menjelaskan, ide pembuatan museum MotoGP telah lebih dulu didiskusikan dengan pihak Dorna Sports, pemegang hak komersial MotoGP. Menurutnya, Dorna menyambut baik konsep museum yang ditawarkan Indonesia.
Konsep itu mencakup perjalanan keterlibatan Pertamina dalam mendukung industri motor sport, serta upaya perusahaan dalam mengembangkan produk energi yang ramah lingkungan.
Kemudian konsepnya juga mencakup perjalanan panjang gelaran MotoGP yang dimulai sejak 1949 atau 75 tahun lalu.
Maka dalam museum ini terdapat memorabilia MotoGP, sejarah dari barang-barang pembalap seperti baju balap, helm balap, pad kaki dan sikut, serta visor motor balap, hingga poster pembalap yang dikirim langsung oleh Dorna.
"Mereka (Dorna) ingin sekali ada satu tempat di mana mereka menceritakan kepada dunia sejarah MotoGP pertama sampai akhir. Dan mereka selama ini belum ada wadah, belum ada medianya," kata Ari.
"Jadi pada saat kami menawarkan konsep itu, terutama pada Dorna, Dorna merespons sangat positif," imbuhnya.
Meski begitu, lanjut Ari, pembangunan museum yang menyimpan sejarah panjang MotoGP itu tidak bisa dilakukan dengan waktu yang singkat. Setidaknya, proses pembangunannya butuh waktu lebih dari satu tahun.
Maka dari itu, dilakukan pembangunan museum semipermanen untuk menjadi \'teaser\' bagi penonton MotoGP di Mandalika, sekaligus menunjukkan keseriusan Indonesia kepada Dorna terkait pembangunan museum MotoGP.
"Membangun museum itu tidak bisa dilakukan selama 3-6 bulan. Kita membutuhkan 1 tahun lebih untuk membangunnya. Tapi untuk menyiasati teaser dari rasa penasaran itu, kami membangun yang semipermanen," ungkap Ari.
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Salah satu area dalam Museum MotoGP di Mandalika yang menunjukkan inovasi produk pelumas yang dikembangkan Pertamina.Meski perhelatan MotoGP di Mandalika sudah rampung pada 29 September 2024, namun museum semipermanen ini akan tetap dibuka. Namun, akan dilakukan perawatan dan penyempurnaan terlebih dahulu dalam satu bulan.
Kemudian museum semipermanen akan dibuka kembali untuk bisa dinikmati pengunjung Mandalika. Pembukaan ini seiring pula dengan dilakukannya pembangunan museum permanen.
"Ini (museum semipermanen) dibuka setidaknya untuk satu tahun ke depan.
Tapi, sehabis acara MotoGP, akan tutup dulu, kita perbaiki mungkin sekitar satu bulan, bulan depan baru kami buka," ucapnya.
Museum MotoGP di Mandalika
Adapun bentuk museum semipermanen MotoGP di Mandalika, dari segi tata ruang, museum ini memiliki dua galeri utama, yakni South Gallery dan North Gallery.
South Gallery berfungsi sebagai ruang serbaguna dengan kapasitas hingga 50 orang. Sedangkan, North Gallery menyuguhkan pengalaman mendalam tentang dunia MotoGPTM dengan berbagai zona interaktif dan informatif.
Pada North Gallery, pengunjung dapat melihat kecepatan ekstrem motor MotoGP di area "Up-to 366.1 Kilometers per Hour" serta bisa menikmati aktivas edukasi yang dirancang khusus untuk anak-anak di "Kids Corner". Program ini merupakan intellectual property (IP) dari Dorna.
Pada bagian galeri "Safety Behind The Wheels" akan ditampilkan memorabilia asli milik pembalap MotoGP yang didatangkan oleh Dorna.
Lalu di area "Beyond the Circuits" terdapat simulasi yang memberikan pengalaman "backstage access" kepada pengunjung untuk mengintip suasana di dalam paddock.
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Salah satu area dalam Museum MotoGP di Mandalika yang yang dirancang khusus untuk aktivas edukasi pada anak-anak.Serta terdapat area "The Frontrunners (Pertamina)" yang menampilkan sejarah keterlibatan Pertamina dalam perkembangan industri motorsport di Indonesia, inovasi Pertamina dalam produk pelumas, serta terkait tim balap Pertamina Enduro VR46.
Pengunjung juga dapat memahami tantangan unik Sirkuit Mandalika melalui area "The Twists and Turns", juga melihat perjalanan pembangunan sirkuit dan budaya lokal di area "Brief History of Mandalika & MotoGP".
Ari menekankan, Pertamina MotoGP Experience Gallery akan dibuka untuk umum sehingga semua penggemar MotoGP bisa merasakan pengalaman lebih dekat dengan dunia balap motor dan memahami berbagai aspek pendukung MotoGP.
"Dengan integrasi antara infrastruktur kelas dunia, event internasional, dan komitmen pada keberlanjutan, Pertamina Mandalika International Circuit dan Pertamina MotoGP Experience Gallery ini akan menjadi katalis untuk pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia," tutup Ari.
#motogp #pertamina #museum-motogp #motogp-mandalika-2024 #motogp-mandalika