#30 tag 24jam
Museum MotoGP Pertama Dunia Hadir di Mandalika
Pertama di dunia, Museum MotoGP yang bernama Pertamina MotoGP Experience Gallery hadir di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). seperti apa ya? Halaman all [532] url asal
#motogp-2024 #pertamina-motogp-experience-gallery #museum-motogp #motogp-mandalika-2024 #motogp-mandalika
(Kompas.com - Travel) 01/10/24 09:09
v/15812678/
KOMPAS.com – Pertama di dunia, Museum MotoGP yang bernama Pertamina MotoGP Experience Gallery hadir di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia.
Pembangunan museum ini merupakan hasil kerja sama PT Pertamina (Persero) dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), anak usaha dari Holding BUMN Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia, InJourney.
Museum MotoGP ini pertama kali diresmikan oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Direktur Keuangan PT Pertamina (Persero) Emma Sri Martini, dan Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ari Respati pada Sabtu (28/9/2024).
Lokasi museum adalah di Pertamina Mandalika International Circuit, tepatnya beralamat di Kuta, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan pada Minggu (29/9/2024) bahwa Pertamina MotoGP Experience Gallery ini dibangun untuk menceritakan atau menggambarkan perjalanan partisipasi Indonesia dan Pertamina dalam ajang balap MotoGP.
Adapun museum MotoGP yang saat ini tersedia di Mandalika bersifat semipermanen, sebab museum ini menjadi awalan atau cuplikan dari museum MotoGP yang akan dibangun permanen.
Fadjar menjelaskan bahwa di dalam museum tersebut menghadirkan memorabilia MotoGP, Sejarah-sejarah dari barang pebalap, poster pebalap dari operator MotoGP. Selain itu, kehadiran museum ini juga menjadi sarana informasi dan edukasi untuk masyarakat.
Dua bagian Museum MotoGP
Museum MotoGP terbagi menjadi dua bangunan utama, yakni North Gallery dan South Gallery.
Di North Gallery Museum MotoGP berisi memorabilia atribut MotoGP dan pengunjung juga bisa mengetahui tentang budaya dan keanekaragaman hayati yang berada di sekitar sirkuit.
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Barang-barang pembalap mulai dari baju, helm, pad kaki dan sikut, serta visor motor yang dipamerkan dalam Museum MotoGP yang ada di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).Selain itu, pengunjung juga bisa melihat keseruan di balik garasi pebalap, berbelanja suvenir resmi MotoGP, mencoba permainan interaktif, dan melihat replika motor balap mini.
Berbeda dengan North Gallery, South Gallery merupakan ruang serbaguna dengan kapasitas 50 orang.
Dilaporkan oleh Kompas.com, Senin (30/9/2024), Direktur Pemasaran dan Program dan Program Pariwisata InJourney Maya Watono mengatakan, kehadiran museum MotoGP ini tidak hanya memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi balap internasional, tetapi juga menggenjot sektor periwisata di Lombok.
Dikutip dari laman Kompas.com, menurut Direktur Utama ITDC Ari Respati, museum ini akan menjadi warisan penting bagi dunia otomotif, khususnya MotoGP, yang merupakan ajang balap motor terbesar di dunia.
Selain itu, sekaligus juga menjadi ikon untuk semakin mengembangkan sektor pariwisata di Mandalika.
Genjot Sektor Pariwisata, Museum MotoGP Pertama di Dunia Ada di Mandalika Halaman all
Kehadiran museum MotoGP di kawasan Mandalika ini diharapkan bisa menggenjot sektor pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Halaman all [1,034] url asal
#motogp #pertamina #museum-motogp #motogp-mandalika-2024 #motogp-mandalika
(Kompas.com) 30/09/24 14:40
v/15777621/
LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Indonesia kini menjadi negara yang memiliki Museum MotoGP pertama di dunia. Kehadiran museum MotoGP di kawasan Mandalika ini diharapkan bisa menggenjot sektor pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Museum bernama Pertamina MotoGP Experience Gallery ini berlokasi di Pertamina Mandalika International Circuit yang berisikan sejarah dari barang-barang pembalap hingga perjalanan partisipasi RI dan Pertamina dalam ajang MotoGP.
Direktur Pemasaran dan Program dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono mengatakan, kehadiran museum MotoGP ini tidak hanya memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi balap internasional, tetapi juga menggenjot sektor periwisata di Lombok.
"Galeri ini diharapkan menarik minat wisatawan domestik maupun internasional," ujar Maya di Sirkuit Mandalika dikutip Senin (30/9/2024).
"Juga menjadikan Mandalika sebagai sport and entertainment tourism destination yang menyeluruh, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan keindahan alam Indonesia kepada dunia secara lebih luas," lanjutnya.
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Suasana Museum MotoGP yang ada di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).Pembangunan museum ini merupakan hasil kerja sama PT Pertamina (Persero) dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), anak usaha dari Holding BUMN Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia, InJourney.
Menurut Direktur Utama ITDC Ari Respati, museum ini akan menjadi warisan penting bagi dunia otomotif, khususnya MotoGP, yang merupakan ajang balap motor terbesar di dunia. Selain itu, sekaligus menjadi ikon untuk semakin mengembangkan sektor pariwisata.
DOK. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Presiden RI Joko Widodo bersama jajaran menteri dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menghadiri opening ceremony balap MotoGP di Pertamina Grand Prix of Indonesia, Minggu (29/9/2024)."Museum ini akan menjadi ikon baru yang tidak hanya menarik wisatawan global, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional melalui industri pariwisata dan event olahraga berskala internasional.”
Adapun museum MotoGP yang saat ini tersedia di Mandalika bersifat semipermanen, sebab museum ini menjadi 'teaser' dari museum MotoGP yang akan dibangun permanen.
Ari menjelaskan, ide pembuatan museum MotoGP telah lebih dulu didiskusikan dengan pihak Dorna Sports, pemegang hak komersial MotoGP. Menurutnya, Dorna menyambut baik konsep museum yang ditawarkan Indonesia.
Konsep itu mencakup perjalanan keterlibatan Pertamina dalam mendukung industri motor sport, serta upaya perusahaan dalam mengembangkan produk energi yang ramah lingkungan.
Kemudian konsepnya juga mencakup perjalanan panjang gelaran MotoGP yang dimulai sejak 1949 atau 75 tahun lalu.
Maka dalam museum ini terdapat memorabilia MotoGP, sejarah dari barang-barang pembalap seperti baju balap, helm balap, pad kaki dan sikut, serta visor motor balap, hingga poster pembalap yang dikirim langsung oleh Dorna.
"Mereka (Dorna) ingin sekali ada satu tempat di mana mereka menceritakan kepada dunia sejarah MotoGP pertama sampai akhir. Dan mereka selama ini belum ada wadah, belum ada medianya," kata Ari.
"Jadi pada saat kami menawarkan konsep itu, terutama pada Dorna, Dorna merespons sangat positif," imbuhnya.
Meski begitu, lanjut Ari, pembangunan museum yang menyimpan sejarah panjang MotoGP itu tidak bisa dilakukan dengan waktu yang singkat. Setidaknya, proses pembangunannya butuh waktu lebih dari satu tahun.
Maka dari itu, dilakukan pembangunan museum semipermanen untuk menjadi 'teaser' bagi penonton MotoGP di Mandalika, sekaligus menunjukkan keseriusan Indonesia kepada Dorna terkait pembangunan museum MotoGP.
"Membangun museum itu tidak bisa dilakukan selama 3-6 bulan. Kita membutuhkan 1 tahun lebih untuk membangunnya. Tapi untuk menyiasati teaser dari rasa penasaran itu, kami membangun yang semipermanen," ungkap Ari.
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Salah satu area dalam Museum MotoGP di Mandalika yang menunjukkan inovasi produk pelumas yang dikembangkan Pertamina.Meski perhelatan MotoGP di Mandalika sudah rampung pada 29 September 2024, namun museum semipermanen ini akan tetap dibuka. Namun, akan dilakukan perawatan dan penyempurnaan terlebih dahulu dalam satu bulan.
Kemudian museum semipermanen akan dibuka kembali untuk bisa dinikmati pengunjung Mandalika. Pembukaan ini seiring pula dengan dilakukannya pembangunan museum permanen.
"Ini (museum semipermanen) dibuka setidaknya untuk satu tahun ke depan.
Tapi, sehabis acara MotoGP, akan tutup dulu, kita perbaiki mungkin sekitar satu bulan, bulan depan baru kami buka," ucapnya.
Museum MotoGP di Mandalika
Adapun bentuk museum semipermanen MotoGP di Mandalika, dari segi tata ruang, museum ini memiliki dua galeri utama, yakni South Gallery dan North Gallery.
South Gallery berfungsi sebagai ruang serbaguna dengan kapasitas hingga 50 orang. Sedangkan, North Gallery menyuguhkan pengalaman mendalam tentang dunia MotoGPTM dengan berbagai zona interaktif dan informatif.
Pada North Gallery, pengunjung dapat melihat kecepatan ekstrem motor MotoGP di area "Up-to 366.1 Kilometers per Hour" serta bisa menikmati aktivas edukasi yang dirancang khusus untuk anak-anak di "Kids Corner". Program ini merupakan intellectual property (IP) dari Dorna.
Pada bagian galeri "Safety Behind The Wheels" akan ditampilkan memorabilia asli milik pembalap MotoGP yang didatangkan oleh Dorna.
Lalu di area "Beyond the Circuits" terdapat simulasi yang memberikan pengalaman "backstage access" kepada pengunjung untuk mengintip suasana di dalam paddock.
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Salah satu area dalam Museum MotoGP di Mandalika yang yang dirancang khusus untuk aktivas edukasi pada anak-anak.Serta terdapat area "The Frontrunners (Pertamina)" yang menampilkan sejarah keterlibatan Pertamina dalam perkembangan industri motorsport di Indonesia, inovasi Pertamina dalam produk pelumas, serta terkait tim balap Pertamina Enduro VR46.
Pengunjung juga dapat memahami tantangan unik Sirkuit Mandalika melalui area "The Twists and Turns", juga melihat perjalanan pembangunan sirkuit dan budaya lokal di area "Brief History of Mandalika & MotoGP".
Ari menekankan, Pertamina MotoGP Experience Gallery akan dibuka untuk umum sehingga semua penggemar MotoGP bisa merasakan pengalaman lebih dekat dengan dunia balap motor dan memahami berbagai aspek pendukung MotoGP.
"Dengan integrasi antara infrastruktur kelas dunia, event internasional, dan komitmen pada keberlanjutan, Pertamina Mandalika International Circuit dan Pertamina MotoGP Experience Gallery ini akan menjadi katalis untuk pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia," tutup Ari.
Genjot Sektor Pariwisata, Museum MotoGP Pertama di Dunia Ada di Mandalika
Kehadiran museum MotoGP di kawasan Mandalika ini diharapkan bisa menggenjot sektor pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). [275] url asal
#motogp #pertamina #museum-motogp #motogp-mandalika-2024 #motogp-mandalika
(Kompas.com) 30/09/24 14:40
v/15777616/
LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Indonesia kini menjadi negara yang memiliki Museum MotoGP pertama di dunia. Kehadiran museum MotoGP di kawasan Mandalika ini diharapkan bisa menggenjot sektor pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Museum bernama Pertamina MotoGP Experience Gallery ini berlokasi di Pertamina Mandalika International Circuit yang berisikan sejarah dari barang-barang pembalap hingga perjalanan partisipasi RI dan Pertamina dalam ajang MotoGP.
Direktur Pemasaran dan Program dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono mengatakan, kehadiran museum MotoGP ini tidak hanya memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi balap internasional, tetapi juga menggenjot sektor periwisata di Lombok.
"Galeri ini diharapkan menarik minat wisatawan domestik maupun internasional," ujar Maya di Sirkuit Mandalika dikutip Senin (30/9/2024).
"Juga menjadikan Mandalika sebagai sport and entertainment tourism destination yang menyeluruh, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan keindahan alam Indonesia kepada dunia secara lebih luas," lanjutnya.
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Suasana Museum MotoGP yang ada di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Genjot Sektor Pariwisata, Museum MotoGP Pertama di Dunia Ada di Mandalika
Kehadiran museum MotoGP di kawasan Mandalika ini diharapkan bisa menggenjot sektor pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Halaman all [1,034] url asal
#motogp #pertamina #museum-motogp #motogp-mandalika-2024 #motogp-mandalika
(Kompas.com - Money) 30/09/24 14:40
v/15770301/
LOMBOK TENGAH, KOMPAS.com - Indonesia kini menjadi negara yang memiliki Museum MotoGP pertama di dunia. Kehadiran museum MotoGP di kawasan Mandalika ini diharapkan bisa menggenjot sektor pariwisata Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Museum bernama Pertamina MotoGP Experience Gallery ini berlokasi di Pertamina Mandalika International Circuit yang berisikan sejarah dari barang-barang pembalap hingga perjalanan partisipasi RI dan Pertamina dalam ajang MotoGP.
Direktur Pemasaran dan Program dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono mengatakan, kehadiran museum MotoGP ini tidak hanya memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi balap internasional, tetapi juga menggenjot sektor periwisata di Lombok.
"Galeri ini diharapkan menarik minat wisatawan domestik maupun internasional," ujar Maya di Sirkuit Mandalika dikutip Senin (30/9/2024).
"Juga menjadikan Mandalika sebagai sport and entertainment tourism destination yang menyeluruh, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan keindahan alam Indonesia kepada dunia secara lebih luas," lanjutnya.
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Suasana Museum MotoGP yang ada di kawasan Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).Pembangunan museum ini merupakan hasil kerja sama PT Pertamina (Persero) dengan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), anak usaha dari Holding BUMN Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia, InJourney.
Menurut Direktur Utama ITDC Ari Respati, museum ini akan menjadi warisan penting bagi dunia otomotif, khususnya MotoGP, yang merupakan ajang balap motor terbesar di dunia. Selain itu, sekaligus menjadi ikon untuk semakin mengembangkan sektor pariwisata.
DOK. Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Presiden RI Joko Widodo bersama jajaran menteri dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menghadiri opening ceremony balap MotoGP di Pertamina Grand Prix of Indonesia, Minggu (29/9/2024)."Museum ini akan menjadi ikon baru yang tidak hanya menarik wisatawan global, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional melalui industri pariwisata dan event olahraga berskala internasional.”
Adapun museum MotoGP yang saat ini tersedia di Mandalika bersifat semipermanen, sebab museum ini menjadi 'teaser' dari museum MotoGP yang akan dibangun permanen.
Ari menjelaskan, ide pembuatan museum MotoGP telah lebih dulu didiskusikan dengan pihak Dorna Sports, pemegang hak komersial MotoGP. Menurutnya, Dorna menyambut baik konsep museum yang ditawarkan Indonesia.
Konsep itu mencakup perjalanan keterlibatan Pertamina dalam mendukung industri motor sport, serta upaya perusahaan dalam mengembangkan produk energi yang ramah lingkungan.
Kemudian konsepnya juga mencakup perjalanan panjang gelaran MotoGP yang dimulai sejak 1949 atau 75 tahun lalu.
Maka dalam museum ini terdapat memorabilia MotoGP, sejarah dari barang-barang pembalap seperti baju balap, helm balap, pad kaki dan sikut, serta visor motor balap, hingga poster pembalap yang dikirim langsung oleh Dorna.
"Mereka (Dorna) ingin sekali ada satu tempat di mana mereka menceritakan kepada dunia sejarah MotoGP pertama sampai akhir. Dan mereka selama ini belum ada wadah, belum ada medianya," kata Ari.
"Jadi pada saat kami menawarkan konsep itu, terutama pada Dorna, Dorna merespons sangat positif," imbuhnya.
Meski begitu, lanjut Ari, pembangunan museum yang menyimpan sejarah panjang MotoGP itu tidak bisa dilakukan dengan waktu yang singkat. Setidaknya, proses pembangunannya butuh waktu lebih dari satu tahun.
Maka dari itu, dilakukan pembangunan museum semipermanen untuk menjadi 'teaser' bagi penonton MotoGP di Mandalika, sekaligus menunjukkan keseriusan Indonesia kepada Dorna terkait pembangunan museum MotoGP.
"Membangun museum itu tidak bisa dilakukan selama 3-6 bulan. Kita membutuhkan 1 tahun lebih untuk membangunnya. Tapi untuk menyiasati teaser dari rasa penasaran itu, kami membangun yang semipermanen," ungkap Ari.
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Salah satu area dalam Museum MotoGP di Mandalika yang menunjukkan inovasi produk pelumas yang dikembangkan Pertamina.Meski perhelatan MotoGP di Mandalika sudah rampung pada 29 September 2024, namun museum semipermanen ini akan tetap dibuka. Namun, akan dilakukan perawatan dan penyempurnaan terlebih dahulu dalam satu bulan.
Kemudian museum semipermanen akan dibuka kembali untuk bisa dinikmati pengunjung Mandalika. Pembukaan ini seiring pula dengan dilakukannya pembangunan museum permanen.
"Ini (museum semipermanen) dibuka setidaknya untuk satu tahun ke depan.
Tapi, sehabis acara MotoGP, akan tutup dulu, kita perbaiki mungkin sekitar satu bulan, bulan depan baru kami buka," ucapnya.
Museum MotoGP di Mandalika
Adapun bentuk museum semipermanen MotoGP di Mandalika, dari segi tata ruang, museum ini memiliki dua galeri utama, yakni South Gallery dan North Gallery.
South Gallery berfungsi sebagai ruang serbaguna dengan kapasitas hingga 50 orang. Sedangkan, North Gallery menyuguhkan pengalaman mendalam tentang dunia MotoGPTM dengan berbagai zona interaktif dan informatif.
Pada North Gallery, pengunjung dapat melihat kecepatan ekstrem motor MotoGP di area "Up-to 366.1 Kilometers per Hour" serta bisa menikmati aktivas edukasi yang dirancang khusus untuk anak-anak di "Kids Corner". Program ini merupakan intellectual property (IP) dari Dorna.
Pada bagian galeri "Safety Behind The Wheels" akan ditampilkan memorabilia asli milik pembalap MotoGP yang didatangkan oleh Dorna.
Lalu di area "Beyond the Circuits" terdapat simulasi yang memberikan pengalaman "backstage access" kepada pengunjung untuk mengintip suasana di dalam paddock.
KOMPAS.com/YOHANA ARTHA ULY Salah satu area dalam Museum MotoGP di Mandalika yang yang dirancang khusus untuk aktivas edukasi pada anak-anak.Serta terdapat area "The Frontrunners (Pertamina)" yang menampilkan sejarah keterlibatan Pertamina dalam perkembangan industri motorsport di Indonesia, inovasi Pertamina dalam produk pelumas, serta terkait tim balap Pertamina Enduro VR46.
Pengunjung juga dapat memahami tantangan unik Sirkuit Mandalika melalui area "The Twists and Turns", juga melihat perjalanan pembangunan sirkuit dan budaya lokal di area "Brief History of Mandalika & MotoGP".
Ari menekankan, Pertamina MotoGP Experience Gallery akan dibuka untuk umum sehingga semua penggemar MotoGP bisa merasakan pengalaman lebih dekat dengan dunia balap motor dan memahami berbagai aspek pendukung MotoGP.
"Dengan integrasi antara infrastruktur kelas dunia, event internasional, dan komitmen pada keberlanjutan, Pertamina Mandalika International Circuit dan Pertamina MotoGP Experience Gallery ini akan menjadi katalis untuk pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia," tutup Ari.
Pertama di Dunia, Pertamina Hadirkan Museum MotoGP di Mandalika
Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 menghadirkan sesuatu yang baru museum MotoGP pertama di dunia, yaitu Pertamina MotoGP Experience Gallery. [493] url asal
#pertamina #pertamina-motogp-experience-gallery #museum-motogp #motogp-mandalika
(CNN Indonesia - Ekonomi) 29/09/24 13:02
v/15717242/
Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2024 menghadirkan sesuatu yang baru, yakni museum MotoGP pertama di dunia yang diberi nama Pertamina MotoGP Experience Gallery. Museum ini terletak di area Pertamina Mandalika International Circuit.
Museum ini diresmikan pada Sabtu, (28/9) kemarin, oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Direktur Keuangan PT Pertamina Emma Sri Martini, serta Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Ari Respati.
VP Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso yang hadir dalam seremoni pembukaan, menjelaskan bahwa Pertamina MotoGP Experience Gallery dibangun untuk menampilkan sejarah panjang partisipasi Indonesia dan Pertamina dalam dunia balap motor kelas dunia.
"Tahun ini Pertamina memiliki Pertamina MotoGP Experience Gallery yang bekerja sama dengan ITDC. Pertamina MotoGP Experience Gallery menceritakan atau menggambarkan perjalanan MotoGP dan dukungan Pertamina terhadap olahraga otomotif dari tahun 60-an hingga saat ini," ujar Fadjar.
Lebih lanjut Fadjar menjelaskan, di dalam museum tersebut turut menghadirkan memorabilia MotoGP, sejarah-sejarah dari barang-barang pembalap, poster pembalap yang langsung dikirim oleh Dorna.
"Jadi itu otentik sekali, perlengkapan yang pernah dikenakan oleh pembalap MotoGP ada di sana, seperti baju balap, sepatu balap, dan banyak lainnya. Semuanya dikirim oleh Dorna," ucap Fadjar.
Tak hanya dukungan terhadap MotoGP, hadirnya Pertamina MotoGP Experience Gallery juga sebagai sarana informasi dan edukasi bagi masyarakat yang ingin mengetahui perjalanan panjang Indonesia dalam olahraga otomotif.
"Bagi masyarakat yang ingin tahu lebih banyak tentang bagaimana perkembangan dan dukungan Pertamina terhadap olahraga otomotif di Tanah Air bisa langsung melihat di Pertamina Mandalika International Circuit, dan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga Lombok. Masuknya gratis," kata Fadjar.
Pertamina MotoGP Experience Gallery terdiri dari dua bangunan utama, yakni north gallery dan south gallery. Pada north gallery berisikan memorabilia atribut pembalap MotoGp seperti baju balap, helm balap, pad kaki dan sikut, hingga visior motor balap. Semua atribut tersebut didukung oleh Dorna.
Di Pertamina MotoGP Experience Gallery pengunjung bisa mengetahui tentang budaya dan keanekaragaman hayati yang berada di sekitar Pertamina Mandalika International Circuit.
Selanjutnya, pengunjung bisa mengintip keseruan dibalik garasi pembalap. Selain itu, Pertamina juga membuka official merchandise store dalam gallery tersebut yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan merchandise MotoGP resmi.
Adapun permainan interaktif untuk anak-anak dan replika motor balap mini milik Tim Pertamina Enduro VR46.
Terakhir, informasi tentang dukungan Pertamina dalam olahraga otomotif mulai dari tahun 1960 hingga Pertamina Grand Prix of Indonesia mendukung tiga poin penting bagi Indonesia, yaitu meningkatkan country branding, multiplier effect, dan economy effect.
"Di berbagai negara, event MotoGP memberikan dampak ekonomi dan multiplier effect, termasuk Indonesia. Sebagai BUMN, Pertamina mendukung event internasional ini agar bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, termasuk pelaku UMKM. Selain itu, Pertamina Grand Prix of Indonesia mendorong nama Pertamina lebih mendunia," ungkap Fadjar menambahkan.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.