Pramono: Pembubaran Diskusi di Negara Demokrasi Tidak Boleh Terjadi
Pramono Anung menyayangkan pembubaran diskusi yang terjadi di Kemang, Jakarta Selatan. Halaman all
(Kompas.com) 01/10/24 20:07 15825724
JAKARTA, KOMPAS.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung menyayangkan pembubaran diskusi yang terjadi di Kemang, Jakarta Selatan.
Seharusnya, di negara demokrasi seperti Indonesia pembubaran diskusi seperti itu tidak boleh terjadi.
"Jadi, bagi saya terpilih atau tidak terpilih jadi gubernur, pembubaran diskusi atau dalam bentuk apapun sebagai negara demokrasi, tidak boleh terjadi," kata Pramono saat ditemui di Pesanggrahan, Selasa (1/10/2024).
Pramono menilai, perbedaan pendapat di negara demokrasi adalah hal yang lumrah. Untuk itu, tidak boleh terjadi kasus-kasus pembubaran diskusi seperti yang terjadi di Kemang.
"Enggak boleh, ini adalah hal yang dituntut atau diminta kita semua karena ini sebagian dari demokrasi. Jadi tak boleh terulang kembali ada pembubaran (diskusi). Berbeda pendapat, itu hal-hal yang wajar saja," kata Pramono.
Diberitakan sebelumnya, kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Cinta Tanah Air membubarkan diskusi di Hotel Grandkemang, Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (28/9/2024).
Diskusi yang digelar oleh Forum Tanah Air (FTA) ini dihadiri sejumlah tokoh yang sering mengkritik pemerintahan Presiden Joko Widodo, termasuk pakar hukum tata negara Refly Harun.
Selain Refly Harun, forum diskusi tersebut juga dihadiri oleh Said Didu, mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Mayjen (Purn) Soenarko, dan sejumlah aktivis.
Polisi menangkap lima orang yang terlibat dalam pembubaran diskusi ini, yaitu FEK, GW, JJ, LW, dan MDM.
Namun, hanya FEK dan GW yang ditetapkan sebagai tersangka. FEK merupakan koordinator lapangan, sedangkan GW terlibat dalam aksi perusakan properti Hotel Grandkemang.
Hotel Grandkemang sebenarnya telah memberikan surat izin keramaian terkait diskusi kepada kepolisian. Bahkan, mereka telah diberitahu bahwa akan ada unjuk rasa di depan hotel pada hari itu.
Forum Cinta Tanah Air sebelumnya memang telah memberitahu kepolisian tentang rencana unjuk rasa di depan Hotel Grandkemang.
Namun, polisi gagal mengamankan. Sebab, sebagian dari mereka dilaporkan menerobos dari belakang hotel dan menyebabkan kerusakan properti.
#pramono-anung #pembubaran-diskusi #pembubaran-diskusi-di-kemang