Jokowi Ungkap Pembangunan Bendungan Terbanyak di NTT
Jokowi ungkap pembangunan bendungan di NTT untuk kesejahteraan petani dan akses air. Halaman all
(Kompas.com) 02/10/24 13:32 15858749
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa pemerintah telah banyak membangun bendungan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Langkah ini diambil karena air merupakan sumber daya yang sangat vital bagi masyarakat di daerah tersebut.
"Air kunci bagi NTT, air vital sekali bagi NTT. Oleh sebab itu, bendungan memang paling banyak kita bangun di NTT. Bukan di provinsi yang lain," kata Jokowi usai meninjau Pasar Kefamenanu, Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, yang dikutip dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu (2/10/2024).
Presiden Jokowi menjelaskan bahwa selama 10 tahun terakhir, pemerintah telah membangun empat bendungan di NTT.
Hari ini, Jokowi meresmikan bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.
Selain Bendungan Temef, bendungan lainnya yang telah dibangun adalah Bendungan Rotiklot, Bendungan Raknamo, dan Bendungan Napun Gete.
Bendungan Temef sendiri dibangun sejak tahun 2017 dengan biaya mencapai Rp 2,7 triliun.
"Ini di NTT selama 10 tahun ini sudah selesai 4 bendungan, Rotiklot, Raknamo, Napun Gete, dan tadi Temef. Empat bendungan gede-gede," ucap Jokowi.
Presiden berharap bahwa kehadiran bendungan berkapasitas besar ini dapat meningkatkan produktivitas petani.
Dengan adanya air yang tersedia, petani diharapkan dapat meningkatkan jumlah panen dari yang sebelumnya hanya 1-2 kali setahun menjadi sekitar 2-3 kali setahun.
"Dengan adanya air yang ada di waduk, yang ada di bendungan, petani bisa meningkatkan produktivitasnya yang mungkin setahun biasanya satu, bisa dua, atau yang satu langsung bisa tiga, karena airnya ada," jelas Jokowi.
#kesejahteraan-masyarakat #jokowi #bendungan-ntt #pembangunan-air