IBC Gandeng 2 Perusahaan China untuk Dorong Hilirisasi Tembaga
Kerja sama ini merupakan inisiatif strategis IBC dalam mendorong program hilirisasi tembaga bersinergi dengan Mind ID. Halaman all
(Kompas.com) 02/10/24 20:41 15873983
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia Battery Corporation (IBC) menyepakati kerja sama dengan Nuode Investment Co Ltd dan China Hualong International Construction Corporation (Sinoron).
Kerja sama ini merupakan inisiatif strategis IBC dalam mendorong program hilirisasi tembaga bersinergi dengan Mind ID, terutama dalam hal penggunaan katoda tembaga sebagai bahan baku dari Lembaran Tembaga (Copper Foil) untuk anoda baterai dan PCB elektronik.
Lingkup kerja sama ini meliputi studi bersama terkait potensi pasar Copper Foil untuk Baterai Lithium-ion dan PCB. Kemudian, penjajakan pasokan katoda tembaga dan asam sulfat, serta penjajakan rencana investasi pembentukan joint venture Copper Foil untuk baterai dan elektronik PCB.
DOK. PT FREEPORT INDONESIA PT Freeport Indonesia (PTFI) mulai melakukan pengiriman konsentrat tembaga ke fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur.Direktur Utama PT Industri Baterai Indonesia Toto Nugroho menyampaikan, rencana kerja sama ini merupakan upaya perseroan dalam mengembangkan ekosistem new energy materials untuk baterai, yaitu copper foil yang merupakan salah satu komponen penting dalam anoda baterai.
"Diharapkan bahan baku dari copper foil, yaitu katoda tembaga dapat disuplai oleh smelter PT Freeport Indonesia yang baru saja diresmikan oleh Bapak Presiden RI pada tanggal 23 September 2024," ujar Toto dalam keterangannya, Rabu (2/10/2024).
Adapun Direktur Operasi dan Pengembangan Usaha Industri Baterai Indoneisa Jeffrie N Korompis menyampaikan, rencana kerja sama IBC dengan Nuode merupakan salah satu strategi onshoring perseroan untuk mengembangkan eksosistem baterai nasional.
"Sehingga Indonesia bisa menjadi production hub untuk industri baterai global, yang dapat mensuplai produk baterai maupun komponen baterai ke EU, US, dan Asia,” terangnya.
Adapun Chairman Nuode Chen Lizhi menyampaikan, Indonesia akan menjadi pusat pengembangan pasar Nuode di kawasan ASEAN, dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya mineral Indonesia, yaitu tembaga.
"Kami sangat senang menjadi bagian dari upaya IBC untuk mengembangkan ekosistem new energy materials untuk baterai," kata Chen.
Sementara itu, Direktur Komersial Sinoron Chris Chan menjelaskan, proyek copper foil ini adalah upaya berkelanjutan dari Konsorsium Fulcrum untuk membawa perusahaan-perusahaan terkemuka dari China ke Indonesia.
"Guna mendukung IBC dalam mengembangkan new energy materials melalui ekosistem terintegrasi baterai kendaraan listrik dan sistem penyimpanan energi," tuturnya.