Kalau Pasar Lagi Turun, Borong Enam Saham Ini
Bagi DBS, koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) adalah momentum untuk memborong saham unggulan. - Halaman all
(InvestorID) 04/10/24 11:06 15969290
JAKARTA, investor.id – DBS Group menilai, pasar saham Indonesia masih volatile dalam jangka pendek. Bagi broker asing ini, koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) adalah momentum untuk memborong saham unggulan.
DBS menilai, pasar saham Indonesia tertekan oleh masuknya modal asing ke China, risiko geopolitik, dan pemilu di Amerika Serikat (AS). Koreksi IHSG masih sehat lantaran sudah mencetak all time high beberapa kali,
Dalam jangka panjang, prospek pasar saham masih positif, yang ditopang oleh suku bunga rendah dan pelemahan dolar AS. Bahkan, tim ekonomi DBS memprediksi rupiah bisa di bawah Rp 15 ribu per dolar AS pada 2025.
Itu sebabnya, DBS menetapkan target IHSG di level 8.400 dalam 12 bulan ke depan, berbasis PER 2024 dan 2025 15 kali, sejalan dengan rata-rata 10 tahun. Saat ini, PER IHSG baru 14 kali, mendekati -1 standar deviasi.
“Kami percaya, penurunan lanjutan FFR dan penguatan rupiah akan mendorong re-rating beberapa kali IHSG,” tulis DBS, yang dikutip pada Jumat (4/10/2024).
Rekomendasi Saham Pilhan
DBS merekomendasikan enam saham. Pertama, saham berkapitalisasi pasar besar dengan prospek menjanjikan, seperti PT Astra International Tbk (ASII) dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), yang kini diperdagangkan dengan PER satu digit.
Lalu, DBS merekomendasikan beli di harga bawah saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), karena performanya cukup baik sepanjang 2024. Saham konsumen seperti PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dan PT Mayora Indah Tbk (MYOR) juga patut dicermati, karena akan diuntungkan oleh program pemerintahan baru seperti makan bergizi gratis.
Broker ini juga merekomendasikan saham PT London Sumatera Tbk (LSIP), seiring adanya program biofuel.
Rekomendasi lengkapnya adalah buy LSIP, ASII, BBCA, BMRI, ICBP, INDF, dan MYOR, dengan target harga berturut-turut Rp 1.300, Rp 6.300, Rp 11.500, Rp 8.000, Rp 13.700, Rp 7.900, dan Rp 3.000.
Editor: Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #ihsg #indeks-harga-saham-gabungan #saham #asii #bmri #bbca #icbp #dbs #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/375515/kalau-pasar-lagi-turun-borong-enam-saham-ini