Sektor Pariwisata Waswas Daya Beli Masih Terpukul Jelang Akhir Tahun
Penurunan daya beli mendorong masyarakat mengesampingkan kebutuhan sekunder seperti berwisata. - Halaman all
(InvestorID) 04/10/24 18:24 15974199
JAKARTA, investor.id – Perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) pada Agustus 2024 menyusut dibandingkan bulan sebelumnya karena penurunan daya beli masyarakat. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) khawatir hal ini masih akan berlangsung di akhir tahun yang menjadi puncak musim liburan (peak season).
Sekjen DPP ASITA, Budianto Ardiansyah mengakui bahwa penurunan jumlah wisnus sepanjang Agustus 2024 dipengaruhi faktor penurunan daya beli masyarakat. Terlebih, Indonesia telah mengalami tren deflasi yang berlangsung selama lima bulan terakhir atau tepatnya sejak Mei – September lalu.
“Iya, salah satunya begitu dan itu yang paling mempengaruhi. Karena itulah kita berharap paling tidak di bulan November dan Desember situasi ini sudah bisa teratasi sehingga pada saat peak season nanti di bulan Desember kegiatan wisata baik itu domestik dan dari luar yang masuk ke Indonesia pun bisa menjadi normal,” tutur Budianto dalam Investor Market Today IDTV, Kamis (3/10/2024).
Menurut dia, penurunan kegiatan perjalanan wisnus memang terkait dengan pertumbuhan ekonomi saat ini. Selama lima bulan terakhir, ekonomi domestik mengalami deflasi dan penurunan daya beli masyarakat adalah faktor utamanya. Penurunan daya beli itu memicu masyarakat mengesampingkan kebutuhan sekunder seperti berwisata.
“Jadi pada saat daya beli menurun, pasti mereka akan melihat apa saja yang harus mereka beli sekarang. Tentu saja mungkin kegiatan wisata ini bisa menjadi prioritas yang lain. Ini jadi salah satu yang mungkin menyebabkan bulan Agustus kemarin juga masih terjadi penurunan kegiatan wisnus,” tandas Budianto.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah perjalanan yang dilakukan oleh wisatawan nusantara (wisnus) selama bulan Agustus ini mencapai 75,88 juta perjalanan. Jumlah ini lebih rendah 1,77% dari posisi Juli 2024 yang sebesar 77,24 juta perjalanan. Sementara itu jika dibandingkan dengan periode Agustus 2023, perjalanan wisnus mengalami peningkatan 29,31% pada Agustus 2024.
“Secara kumulatif hingga Agustus 2024 jumlah perjalanan wisnus mencapai 674,6 juta perjalanan. Ini lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu sebesar 19,2% peningkatannya. Ini melampaui jumlah perjalanan pada periode yang sama di tahun 2019 sebelum pandemi,” ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers di kantor BPS pada Selasa (1/10/2024).
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #pariwisata #daya-beli-masyarakat #deflasi-lima-bulan-beruntun #deflasi #wisatawan-nusantara #berita-ekonomi-terkini