Selesai Akhir 2024, Insentif Kendaraan Listrik Bakal Dilanjut Prabowo?
Pemberian insentif kendaraan listrik berbasis baterai (KLBB) akan selesai akhir 2024. Halaman all
(Kompas.com) 04/10/24 18:53 15974382
NUSA DUA, KOMPAS.com - Pemberian insentif kendaraan listrik berbasis baterai (KLBB) akan selesai akhir 2024.
Kebijakan ini pun dipertimbangkan buat berlanjut di tahun depan, alias di masa pemerintahan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Plt Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Putu Juli Ardika mengatakan, pemerintah sudah mulai membahas rencana perpanjangn insentif untuk kendaraan listrik.
PIXABAY/ANDREAS160578 Ilustrasi mobil listrik.“Sudah mulai dibahas, wacana-wacana untuk mendorong industri kendaraan listrik itu timbul dan masyarakat gunakan, dan memang sekarang motor diberikan bantuan pembelian,” ujarnya saat ditemui di Nusa Dua, Bali, Jumat (4/10/2024).
Saat ini terdapat berbagai insentif terkait kendaraan listrik berbasis baterai yang diberikan pemerintah, mencakup bus, roda empat atau mobil, dan roda dua atau motor.
Pada kendaraan mobil dan bus listrik, diberikan insentif pemotongan pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP) sebesar 10 persen sehingga PPN yang harus dibayar tinggal 1 persen. Insentif ini hanya untuk mobil dan bus dengan TKDN di atas 40 persen.
Sementara untuk bus dengan TKDN 20 persen sampai 40 persen diberikan pemotongan PPN 5 persen, sehingga yang harus dibayar hanya sisa 6 persen.
Sedangkan pembelian motor listrik, diberikan subsidi Rp 7 juta tiap pembelian, serta untuk konversi motor berbasis bahan bakar minyak (BBM) ke motor listrik diberikan insentif Rp 10 juta per motor.
Putu bilang, untuk skema pemberian insentif kendaraan listrik ke depannya masih belum ditetapkan, seiring masih dalam diskusi mengenai perpanjangan insentif di tahun depan.
“Mungkin skemanya masih dicari, insentifnya luas sekali. Banyak hal yang bisa kita lakukan utk arah terjadi migrasi dari ICE (mobil konvensional) ke EV,” kata dia.
Ia menambahkan, kepastian kebijakan mengenai perpanjangan insentif kendaraan listrik ini di juga menunggu keputusan dari Prabowo.
“Iya, di antaranya itu,” ucapnya saat ditanyai kebijakan isentif menunggu putusan Prabowo.