Apa Saja Penyebab Deflasi?
Deflasi adalah fenomena penurunan harga dalam suatu wilayah, yang bisa terjadi karena kekurangan jumlah uang beredar. Berikut faktor penyebab deflasi. Halaman all
(Kompas.com) 05/10/24 21:27 16028238
KOMPAS.com -Deflasi sering disebut saat membicarakan kondisi ekonomi. Istilah ini memang erat kaitannya dengan perekonomian suatu daerah, wilayah, maupun negara.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan (Kemenkeu), deflasi adalah fenomena penurunan harga yang ada di dalam suatu wilayah, yang bisa terjadi karena kekurangan jumlah uang beredar yang menyebabkan daya beli masyarakat menurun.
Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), deflasi adalah keadaan yang menunjukkan daya beli uang meningkat dalam masa tertentu karena jumlah uang beredar relatif lebih kecil daripada jumlah barang dan jasa yang tersedia.
Lantas, apa saja penyebab terjadinya deflasi?
Faktor penyebab deflasi
Pada dasarnya, deflasi merupakan kebalikan dari inflasi. Deflasi ditandai dengan kenaikan harga barang atau jasa di pasar akibat ketidakstabilan ekonomi yang terjadi.
Dirangkum dari pemberitaan sebelumnya, deflasi disebabkan oleh beberapa faktor seperti peredaran uang, permintaan pasar, persediaan produk, dan hasil produksi sebagai berikut:
1. Penurunan atau berkurangnya jumlah uang beredar
Salah satu faktor penyebab terjadinya deflasi ekonomi yaitu penurunan atau berkurangnya jumlah uang beredar di tengah masyarakat.
Perderan uang yang menurun tersebut diakibatkan oleh peningkatan suku bunga di bank. Saat suku bunga naik, masyarakat cenderung menyimpan uang yang dimiliki dibandingkan membelanjakannya.
Kondisi tersebut dapat berujung pada berkurangnya ketersediaan jumlah uang di pasar, yang menyebabkan terjadinya deflasi.
2. Berkurangnya perminataan barang atau jasa
Penyebab utama terjadinya deflasi terletak pada penurunan atau berkurangnya permintaan barang di pasar. Kondisi ekonomi yang memburuk dapat mendorong konsumen untuk menekan pengeluaran mereka.
Saat permintaan sedikit, barang atau jasa yang tersedia di pasar akan meningkat. Hal ini mendorong terjadinya penurunan harga secara bersamaan.
3. Ketersediaan produk meningkat
Tidak stabilnya kondisi perekonomian membuat konsumen lebih berhati-hati dalam menggunakan uangnya.
Saat perminataan barang berkurang karena tidak banyak orang berbelanja, sedangkan produksi barang terus meningkat atau tidak bisa dikurangi, maka jumlah produk akan melimpah.
Ketersediaan produk yang melebihi permintaan akan mendorong pelaku usaha untuk menjualnya dengan harga murah.
4. Kebijakan moneter ketat
Ekonomi yang tidak stabil bisa diakibatkan oleh kebijakan moneter yang terlalu ketat dan tidak memberikan pilihan kepada masyarakat suatu negara.
Kebijakan suku bunga kerap menurunkan tingkat inflasi yang berujung deflasi. Keputsan pemerintah berkaitan erat dengan faktor-faktor penyebab lain yang telah disebutkan di atas.
Selain itu, deflasi juga disebabkan oleh perlambatan kegiatan ekonomi membuat banyak pekerja yang terdampak karena berkurangnya penghasilan, sehingga jumlah uang bereda di masyarakat menjadi berkurang.
Lebih lanjut, deflasi yang terjadi mempunyai dampak positif dan negatif pada perekonomian suatu negara antara lain:
- Dampak positif
- Harga barang atau jasa semakin terjangkau
- Mata uang negara menguat
- Masyarakat lebih terdorong untuk menabung
- Memunculkan gaya hidup frugal living.
- Dampak negatif
- Aktivitas jual beli lesu
- Jumlah pendapatan dari penjualan menurun
- Usaha mengalami kerugian
- Risiko pemutusan hubungan kerja (PHK) semakin tinggi
- Mendorong terjadinya resesi
- Kemerosotan devisa negara
- Investor menarik modal karena kerugian beruntun.
Sebagai tambahan informasi, ada beberapa cara untuk mengatasi deflasi seperti mengambil kebijakan moneter, kebijakan fiskal, dan kebijakan non moneter yang tepat.
Itulah ulasan informasi terkait apa saja faktor penyebab deflasi, pengertian deflasi, dan dampaknya.
#kemenkeu #deflasi #deflasi-adalah #apa-saja-penyebab-deflasi #penyebab-deflasi #faktor-penyebab-deflasi
https://money.kompas.com/read/2024/10/05/212711726/apa-saja-penyebab-deflasi