Tak Hanya Toko Kelontong, SRC Juga Bina Ribuan Toko Grosir Jadi Mitra
PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menggulirkan program pemberdayaan UMKM melalui Sampoerna Retail Community (SRC). Halaman all
(Kompas.com) 05/10/24 22:46 16029423
JAKARTA, KOMPAS.com - PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menggulirkan program pemberdayaan UMKM melalui Sampoerna Retail Community (SRC). Tidak hanya toko kelontong, perseroan juga memberdayakan toko grosir sebagai Mitra SRC.
Dikutip dari keterangan tertulis HMSP, Sabtu (5/10/2024), Mitra SRC adalah pedagang grosir yang berperan untuk memasok produk ke Toko SRC atau toko-toko kelontong lainnya.
Mitra SRC mendapatkan pendampingan pengembangan usaha dan dukungan digitalisasi dari HMSP sebagai bagian dari program pemberdayaan SRC yang ditujukan bagi toko kelontong maupun toko-toko grosir.
SHUTTERSTOCK/ARIES HENDRICK APRIYANTO Ilustrasi toko Sampoerna Retail Community (SRC).Kini, terdapat 6.300 Mitra SRC yang aktif berkolaborasi dengan 243.000 toko kelontong anggota SRC di seluruh Indonesia. untuk pengelolaan usaha yang semakin mudah dan efisien.
Salah satu Mitra SRC adalah Toko Harapan Baru di Depok, Jawa Barat. Toko yang didirikan oleh ayahanda Aulia Hardiyanti ini bergabung menjadi MItra SRC sejak tahun 2018 lalu.
Harapannya, berjejaring di komunitas SRC akan membuat Toko Harapan Baru semakin berkembang.
“Kita mengharapkan toko semakin berkembang, ingin lebih maju,” kata Aulia.
Menurut Aulia, sejak awal bergabung dengan Mitra SRC, Toko Harapan Baru telah banyak menerima program pelatihan.
“Ada pelatihan digitalisasi yang bermanfaat sekali untuk toko saya yang dulu masih toko jadul. Lalu, dibina juga agar menjadi lebih modern, seperti bagaimana menata toko yang menarik, rapi, dan bersih. Masih banyak lagi pelatihan-pelatihan yang kami terima,” terang Aulia.
Aulia mengatakan, saat ini semua proses jual-beli di tokonya sudah dilakukan secara digital. Misalnya, pendataan stok barang, pelanggan toko, dan proses pembayaran. Menurut dia, cara ini meminimalisasi kesalahan dibandingkan cara manual yang diterapkan sebelumnya.
“Itu semua dibantu oleh mitra SRC. Kami juga ada toko online di aplikasi AYO Mitra. AYO Mitra itu kan seperti toko kekinian ya. Jadi, orang bisa belanja ke toko kita dari rumah tapi pengirimnya adalah toko kita. Jadi kita menaruh semua barang dan produk kita di aplikasi AYO Mitra, dan nanti ada orang-orang belanja lewat aplikasi itu,” jelas Aulia.
Dengan aplikasi ini, toko kelontong dapat berbelanja langsung ke toko grosir terdekat sehingga proses pembelian stok menjadi lebih mudah.
Kini Toko Harapan Baru memiliki tiga cabang. Transaksi yang semakin meningkat pun membuat Aulia harus menambah karyawan, demi melayani pengiriman barang ke berbagai lokasi.
Karyawan yang siaga di toko juga bertambah, untuk melakukan pengecekan barang, mengurus transaksi pembayaran, dan lain-lain.
Aulia mengaku senang, karena perkembangan bisnis tokonya juga memberikan dampak bagi orang lain karena membuka kesempatan bekerja.