Harum Energy (HRUM) Banyak Aksi Korporasi, Target Harga Sahamnya Disinggung

Harum Energy (HRUM) Banyak Aksi Korporasi, Target Harga Sahamnya Disinggung

Harum Energy (HRUM) punya banyak aksi korporasi seiring transformasi ke nikel. Begitu juga di lantai bursa. Simak target harga saham HRUM. - Halaman all

(InvestorID) 06/10/24 09:15 16057248

JAKARTA, investor.id – Ekspansi PT Harum Energy Tbk (HRUM) – perusahaan milik konglomerat Kiki Barki – ke sektor nikel telah menjadikan bisnis nikelnya sebagai kontributor signifikan sejak 2022 dengan menyumbang 24% terhadap total EBITDA pada semester I-2024.

“Aksi korporasi terbaru menunjukkan restrukturisasi hampir selesai, menempatkan Harum Energy pada posisi untuk kinerja keuangan yang lebih kuat,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Rizkia Darmawan dalam risetnya.

Harum Energy menerbitkan obligasi konversi wajib senilai US$ 412 juta kepada afiliasi Tsingshan, mempertahankan 51% kepemilikan di bisnis nikel, dan mengurangi kewajiban sebesar US$ 539 juta. “Kemitraan itu membawa sinergi dan transfer teknologi dalam pengolahan nikel,” jelas dia.

Emiten berkode saham HRUM tersebut juga memperpanjang pinjaman sebesar US$ 45 juta kepada PT Westrong Metal Industry (WMI) dan US$ 60 juta kepada PT Position (POS) untuk mendukung kebutuhan modal dan operasional. Itu menegaskan komitmennya terkait ekspansi di sektor nikel. Sebagai informasi, Harum Energy (HRUM) merupakan perusahaan batu bara yang tengah bertransformasi ke nikel.

HRUM baru saja mengakuisisi 51% saham Nickel International Capital Pte Ltd (NICAP), perusahaan yang berbasis di Singapura, dengan nilai transaksi mencapai US$ 42,06 juta atau setara Rp 640 miliar.

Akuisisi itu dilakukan dengan pengambilalihan saham baru NICAP pada 26 September 2024. HRUM mengambil bagian atas 51% saham dalam permodalan NICAP.

NICAP merupakan pemegang 49% saham PT Position, perusahaan pertambangan nikel di Halmahera Timur, Maluku Utara. PT Position memiliki konsesi lahan seluas 4.017 hektare.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Di sisi lain, pemegang saham HRUM melalui RUPSLB pada 17 September 2024 telah menyetujui rencana pembelian kembali (buyback) saham perseroan sebanyak 849 juta saham. RUPSLB menyetujui rencana buyback sesuai usulan perseroan.

Sebelumnya, HRUM mengusulkan rencana buyback sebanyak 849 juta saham atau setara 6,4% dari jumlah saham beredar, dengan dana maksimal Rp 1 triliun. Buyback saham bertujuan untuk mencapai struktur permodalan yang lebih efisien, serta upaya agar perdagangan saham lebih mencerminkan kondisi fundamental perusahaan. Buyback dilaksanakan selama 1 tahun, mulai dari 18 September 2024 hingga 17 September 2025.

Sementara itu, Mirae tengah meninjau ulang proyeksi untuk HRUM setelah ekspansinya di sektor nikel. Meskipun ada tantangan dari perlambatan ekonomi China dan potensi sanksi mineral EV, integrasi penuh segmen nikel diperkirakan selesai pada 2025 yang berpotensi membenarkan re-rating.

Rekomendasi Mirae sebelumnya untuk saham HRUM adalah beli dengan target harga Rp 1.860. Target harga tersebut berdasarkan P/E 2024 sebesar 7,7 kali, yang sedang dalam tinjauan dengan pembaruan menyusul hasil kuartal III-2024.

Pada perdagangan Jumat (4/10/2024), HRUM bertengger di level Rp 1.405. Jika mengacu pada target harga saat ini, potensi cuan saham HRUM sebesar 32%.

Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Baca Berita Lainnya di Google News

#berita-terkini #berita-hari-ini #hrum #harum-energy #saham-hrum #nikel #buyback-saham-hrum #rekomendasi-saham #mirae-asset-sekuritas #berita-ekonomi-terkini

https://investor.id/market/375702/harum-energy-hrum-banyak-aksi-korporasi-target-harga-sahamnya-disinggung