Krisis Baja China, Krakatau Steel (KRAS) Beberkan Pengaruhnya ke Perusahaan

Krisis Baja China, Krakatau Steel (KRAS) Beberkan Pengaruhnya ke Perusahaan

Pendapatan perusahaan bisa saja tergerus karena persaingan dengan baja China yang murah. 

(Kontan) 06/10/24 18:20 16066513

Reporter: Sabrina Rhamadanty | Editor: Putri Werdiningsih

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaksana Tugas (PLT) Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) Tardi mengungkap adanya peluang penurunan pendapatan perseroan akibat dari krisis baja di China.
"Tentu saja akan terjadi penurunan pendapatan karena harga baja dumping dari China jauh lebih murah dari harga baja pemain lokal seperti Perseroan maupun produsen dalam negeri lain," ungkap Tardi kepada Kontan, Sabtu (05/10).
Menurutnya jika dumping terjadi akan mengakibatkan semakin tingginya tingkat oversupply dari sisi volume baja yang beredar di pasar domestik.
"Sebagaimana diketahui bersama, untuk saat ini demand/konsumsi baja nasional terutama Hot Rolled (HR) tidak lebih besar dibandingkan dengan kapasitas produksi/supply lokal yang mencapai 10,7 juta ton per tahun dikarenakan pada tahun 2024 adanya pemain baru produsen baja di Indonesia," tambahnya.
Jika ditambah masuknya importasi baja dari negeri China dengan skema dumping tentu saja akan membuat harga baja lokal akan semakin tertekan.
"Jadi bisa dipastikan kinerja perseroan maupun produsen dalam negeri lain akan jauh menurun dengan adanya importasi dan dumping dari China ini," ungkapnya.


#baja #krakatau-steel #kras #dumping-baja-china #berita-nasional #indonesia #pemerintah #kebijakan-ekonomi #n-a

https://industri.kontan.co.id/news/krisis-baja-china-krakatau-steel-kras-beberkan-pengaruhnya-ke-perusahaan