Microfinance Akan Perkuat Ekonomi dan Akses Pembiayaan Produktif Masyarakat Desa
– Keberadaan Microfinance akan memperkuat ekonomi masyarakat desa dengan memberikan akses terhadap pembiayaan produktif, seperti usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan. D
(InvestorID) 06/10/24 18:58 16069993
JAKARTA, investor.id – Keberadaan Microfinance akan memperkuat ekonomi masyarakat desa dengan memberikan akses terhadap pembiayaan produktif, seperti usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan. Dengan adanya bantuan modal dari Microfinance maka diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat.
Untuk mendukung pengembangan Microfinance di desa, maka Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan program BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Brebes dalam membantu para mustahik pelaku usaha mikro mengembangkan usahanya.
Simbolisasi peluncuran dilakukan di Kantor BMD Brebes, Komplek Islamic Centre Brebes, Jl. Laksda Yos Sudarso No. 35, Kelurahan Pasar Batang, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (4/10/2024).
Turut hadir Pj Bupati Kabupaten Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT, Pimpinan Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI Eka Budhi Sulistyo, Kepala Divisi Bank Zakat BAZNAS RI Noor Aziz, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Ketua BAZNAS Kab.Brebes, dan jajaran pengurus BAZNAS Kabupaten Brebes.
PJ Bupati Kabupaten Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT, mendukung penuh program pemberdayaan yang dikembangkan BAZNAS. Menurutnya, hal ini merupakan pertanda baik untuk memberi kesejahteraan kepada masyarakat.
"Kami sangat mendukung sekali program ini, karena akan membantu usaha yang masih pemula. Apalagi ini tanpa bunga, akan bermanfaat sekali untuk mengentaskan kemiskinan di Brebes," ujar Djoko Gunawan.
Menurutnya, program ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat Brebes yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dan pelaku UMKM.
"Kami berharap dengan adanya program BMD ini, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Brebes. Selain itu, program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan," ujarnya.
Diketahui, UMKM menjadi tulang punggung ekonomi global, terutama di negara berkembang. Dengan lebih dari 90 persen dari seluruh usaha di dunia berada dalam kategori ini, UMKM memainkan peran vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs).
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi UMKM, terutama di negara berkembang, adalah terbatasnya akses terhadap pembiayaan formal. International Finance Corporation mengungkapkan adanya kesenjangan pendanaan tahunan sebesar US$ 5,2 triliun untuk UMKM di seluruh dunia, dengan 40 persen dari kesenjangan ini berada di negara berkembang.
Dalam sambutannya, Achmad Sudrajat memaparkan, BAZNAS Microfinance Desa (BMD) adalah program pembiayaan produktif kepada para mustahik dengan prinsip nonprofit dalam rangka pengembangan usaha serta diharapkan jadi solusi dalam meningkatkan penghasilan.
BMD merupakan salah satu upaya BAZNAS yang terus meluncurkan program produktif, dalam mengentaskan kemiskinan dan membantu masyarakat dalam bidang ekonomi, termasuk terbebas dari jerat rentenir.
"BAZNAS Microfinance Desa Brebes ini adalah bentuk dari layanan keuangan mikro syariah yang dikembangkan BAZNAS untuk mengentaskan kemiskinan di Brebes serta memperkuat ekonomi masyarakat desa dengan memberikan akses terhadap pembiayaan produktif, seperti usaha kecil dan menengah, pertanian, peternakan, dan perikanan. Dengan adanya bantuan modal yang diberikan, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan masyarakat," ujarnya.
Ia berterima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah membantu hadirnya BAZNAS Microfinance Desa di Brebes. Menurutnya, hal ini merupakan sinergi positif yang terjalin untuk memberi manfaat kepada masyarakat yang membutuhkan.
"BAZNAS Microfinance Desa (BMD) Brebes didukung penuh oleh stakeholder wilayah terkait, salah satunya dengan disediakannya kantor BMD yang berada di komplek Islamic Centre Pemkab Brebes. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur usaha baik kita semua mendapat dukungan yang positif," kata Kiai Ajat.
"Dana zakat yang disalurkan masyarakat melalui BAZNAS sangat memberikan manfaat untuk orang-orang yang ingin meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang ekonomi, salah satunya di program BMD ini. Nantinya BAZNAS tak hanya memberikan dana, namun juga akan dibekali pelatihan atau modal usaha. Hal ini dapat meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mengelola perekonomian mereka," pungkasnya
Editor: Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #microfinance #brebes #bmd #djoko-gunawan #pj-bupati-brebes #pembiayaan-produktif #umkm #berita-ekonomi-terkini