RK-Suswono Rencanakan Anggaran Rp 200 Juta per RW, Dharma-Kun: Bagaimana Eksekusinya?
Pasangan calon nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana, mempertanyakan kejelasan sistem penyaluran anggaran tersebut. Halaman all
(Kompas.com) 07/10/24 11:36 16102442
JAKARTA, KOMPAS.com - Debat perdana calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta digelar di JIExpo, Jakarta Utara, Minggu (6/10/2024). Salah satu topik yang menjadi sorotan adalah anggaran Rp 200 juta untuk setiap RW.
Pasangan calon nomor urut 2, Dharma Pongrekun dan Kun Wardana, mempertanyakan kejelasan sistem penyaluran anggaran tersebut.
Dharma mengungkapkan kekhawatirannya terkait distribusi yang tidak merata di setiap RW.
"Kang Emil, izin bertanya, bagaimana program penyerahan uang untuk RW? Boleh dijelaskan bagaimana eksekusinya?" tanya Dharma kepada calon gubernur nomor urut 3, Ridwan Kamil.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ridwan Kamil, yang akrab disapa Kang Emil, menjelaskan bahwa anggaran akan dikelola oleh kelurahan sesuai konsep desentralisasi yang akan diterapkan jika pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) menang di Pilkada Jakarta 2024.
"Dana RW itu tak dipegang cash-nya oleh pak RW, tetapi dipegang oleh kelurahan," ujar Kang Emil. Ia menambahkan bahwa RW yang ingin menggunakan dana harus mengajukan proposal yang akan ditinjau oleh gubernur, sesuai dengan petunjuk pelaksanaan (juklak).
"Dana ini nantinya diatur oleh juklak, oleh gubernur. Tidak boleh dananya dipakai ke Puncak, Bogor, untuk rapat RW-RW misalnya," tambahnya.
Kang Emil meyakini bahwa dalam lima tahun, Jakarta akan berubah dengan pendekatan desentralisasi dan keterlibatan aktif warga.
"Insya Allah, dalam 5 tahun Jakarta berubah total karena rakyat dipercaya, karena rakyat Jakarta adalah orang yang pintar-pintar," sambungnya.
Pasangan Dharma-Kun juga menyoroti proporsionalitas dalam penyaluran anggaran, mengingat tidak semua RW di Jakarta memiliki kondisi yang sama. Kun Wardana mempertanyakan bagaimana pembagian anggaran tersebut bisa adil dan sesuai kebutuhan setiap RW.
"Kesetaraan bukan artinya sama rata. Nah ini bagaimana Kang Emil bisa menjelaskan proporsional dari pemberian dana 200 juta ke setiap RW tersebut?" tanya Kun.
Calon wakil gubernur nomor urut 3, Suswono, menjawab bahwa setiap RW memiliki kebutuhan yang berbeda, dan anggaran tersebut dapat disesuaikan dengan permasalahan di masing-masing wilayah.
"Tidak berarti sama rata semuanya Rp 200 juta. Mungkin ada tempat-tempat yang sudah cukup bagus, tetapi kan ada persoalan lain, seperti persoalan sosial dan ekonomi yang bisa dimanfaatkan," jelas Suswono.
Ia juga menekankan pentingnya melibatkan berbagai pihak, termasuk stakeholder di tiap RW, untuk menentukan program yang tepat bagi masing-masing wilayah.
#ridwan-kamil #pilkada-jakarta #dharma-pongrekun #dharma-pongrekun-cagub-dki #debat-pilkada-jakarta-2024 #debat-pilkada-jakarta