Khoirudin: Rapat Pembagian Komisi DRPD Jakarta Digelar Tertutup karena Khawatir Tak Kondusif
Namun, akhirnya rapat penentuan ketua serta anggota lima komisi DPRD ternyata berjalan dengan lancar dan kondusif. Halaman all
(Kompas.com) 07/10/24 20:29 16119873
JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jakarta Khoirudin mengatakan, alasan rapat penentuan komposisi komisi yang tiba-tiba digelar tertutup untuk menghindari situasi yang gaduh.
Namun, akhirnya rapat penentuan ketua serta anggota lima komisi DPRD ternyata berjalan dengan lancar dan kondusif.
"Rapat tertutup khawatir suasananya enggak kondusif, karena potensinya gaduh ternyata dengan izin Allah semuanya berjalan dengan lancar," ujar Khoirudin saat ditemui usai rapat di Gedung DPRD Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (7/10/2024).
Semua fraksi telah bermufakat dan bermusyawarah dengan lapang dada sehingga mencapai kesepakatan.
"Semuanya dimenangkan, tidak ada yang dirugikan. Kesepakatan AKD, adil dan proporsional semua dibagi berdasarkan jumlah suara," tuturnya.
Khoirudin memastikan, fraksi DPRD mendapatkan kursi di setiap komisi secara adil dan sesuai kesepakatan bersama
"Tidak ada yang terdzalimi, tidak ada yang ditinggalkan, tercapai kesepakatan secara musyawarah," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, rapat yang digelar di ruang serbaguna lantai 3 Gedung DPRD Jakarta, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, yang semula dilaksanakan pukul 13.30 WIB.
Namun, rapat diundur selama kurang lebih 2,5 jam. Pantauan Kompas.com di lokasi, pukul 16.00 WIB, rapat belum berjalan. Para pimpinan dewan sudah berada di dalam ruangan.
Pada 16.08 WIB, Ketua DPRD Jakarta Khoirudin meminta awak media untuk menunggu di luar karena rapat digelar secara tertutup.
"Ya mohon maaf rapat ini tertutup ya, selain yang ada diundangan mohon maaf (menunggu di luar)," ujar Khoirudin.
Adapun sebanyak lima partai politik yang mendapatkan suara tertinggi pada Pemilu Legislatif (Pileg) Provinsi Jakarta 2024 memimpin lima komisi DPRD Jakarta.
Kelimanya, yakni, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Golkar, dan Fraksi Partai Nasdem.
"Komisi A itu dipimpin Partai Gerindra, Komisi B itu dipimpin Nasdem, Komisi C itu Golkar, Komisi D dari PDI-P, dan Komisi E dari PKS," ujar Khoirudin.
Khoirudin menuturkan, ketua dari setiap komisi, AKD, dan badan DPRD juga telah ditentukan. Namun, ia belum mengungkapkan detailnya.
Khoirudin menyebut, nama-nama pimpinan komisi, AKD, dan badan DPRD akan diungkapkan dalam rapat paripurna.
#dprd-jakarta #rapat-pembagian-komisi-drpd-jakarta-digelar-tertutup