Dukung Net Zero Emission dan Green Economy, Ini peran Industri Manufaktur Berbasis Kehutanan
APRIL telah mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan di pabriknya. - Halaman all
(InvestorID) 08/10/24 21:57 16182712
JAKARTA, investor.id - Sektor industri manufaktur berbasis kehutanan turut ambil bagian dalam upaya mendukung agenda pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission pada tahun 2060 atau lebih cepat dengan menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dan efisiensi energi dalam kegiatan operasionalnya.
Salah satu perusahaan yang serius menerapkan prinsip ini adalah APRIL Group, perusahaan yang mengelola Hutan Tanaman Industri (HTI) yang memproduksi pulp dan produk turunannya, seperti kertas dan kertas kemasan yang berlokasi di Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau. Salah satu produk flagship APRIL yakni "PaperOne" telah terjual hingga ke 110 negara.
Dalam panel bertemakan "Menuju Ketahanan Energi, Menumbuhkan Ekonomi Hijau" di Investor Daily Summit yang digelar Selasa, (8/10/2024), Direktur Utama PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), unit operasional APRIL Group Sihol Aritonang memaparkan upaya yang dilakukan perusahaan.
Inovasi Energi Terbarukan
APRIL telah mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan di pabriknya. Saat ini, 88,24% energi yang digunakan berasal dari sumber energi bersih dan terbarukan, salah satunya biomassa yang dihasilkan dari by-product seperti black liquor, white liquor, sludge, dan metanol. Untuk memperkuat langkah ini, APRIL juga memasang panel surya berkapasitas 26 MW, yang akan ditingkatkan menjadi 50 MW hingga tahun 2030. "Kami menargetkan penggunaan energi bersih dan terbarukan hingga 90% pada tahun 2030, hanya 2% lagi dari capaian saat ini," ungkap Sihol. Jika target ini tercapai, APRIL akan menjadi perusahaan swasta dengan kapasitas panel surya terbesar di Indonesia. Pengelolaan Hutan yang Berkelanjutan Selain itu, Sihol mengatakan bahwa sains membuktikan emisi dari hutan tanaman industri (HTI) yang dikelola lebih rendah dibandingkan kawasan hutan yang tidak dikelola atau terdegradasi. Oleh karena itu, upaya APRIL untuk meningkatkan produktivitas HTI juga berdampak langsung pada penurunan emisi karbon, sejalan dengan program pemerintah untuk mencapai FOLU Net Sink pada tahun 2030. Selain itu, APRIL terus berkomitmen untuk mencapai target Net Zero Emission melalui Solusi Berbasis Alam. Perusahaan menjalankan komitmen 1-for-1, di mana setiap hektar HTI yang dikelola, APRIL juga akan mengkonservasi dan restorasi area dengan luasan yang sama Saat ini, 80% dari target tersebut telah tercapai, termasuk melalui Restorasi Ekosistem Riau (RER), kawasan hutan rawa gambut seluas 150.000 hektar yang menjadi bagian dari upaya restorasi APRIL. Dukungan terhadap Ekonomi Hijau Merespons tingginya permintaan global akan produk berkelanjutan, APRIL terus berinovasi dengan memproduksi kertas kemasan ramah lingkungan. Pada awal 2024, APRIL memulai uji coba operasional pabrik kertas kemasan berkelanjutan, dengan nilai investasi mencapai Rp33,4 triliun termasuk infrastruktur pendukungnya. Pabrik ini mampu memproduksi 1,2 juta ton kertas kemasan per tahun, dengan merek BoardOne, yang memiliki keunggulan biodegradable dan recyclable. Langkah ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar akan kemasan berkelanjutan, tetapi juga memperkuat peran APRIL dalam mendorong ekonomi hijau di Indonesia. Selain itu, APRIL juga menjalankan inisiatif waste to value dengan memanfaatkan sludge dan fly ash untuk mengurangi timbunan limbah dan mendukung pembangunan infrastruktur berkelanjutan.
Baca Juga: Ekonom Senior China Optimis Kemampuan China Jaga Stabilitas Inisiatif-inisiatif tersebut merupakan bagian dari strategi APRIL 2030 yang menekankan pertumbuhan berkelanjutan melalui diversifikasi dan circularity, sejalan dengan komitmen perusahaan untuk mendukung transisi Indonesia menuju ekonomi hijau. Panel ini juga turut dihadiri oleh Harris, S.T, M.T, Kepala BBSPKEBTKE, Dirjen EBTKE, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bernardus Irmanto, Chief Sustainability and Corp. Affairs Officer, Vale Indonesia, dan dimoderatori oleh Syukri Rahmatullah, Pemimpin Redaksi beritasatu.com & jakartaglobe.id
Editor: Gesa Vitara (gesa@b-universe.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #ekonomi-hijau #net-zero-emission #april-group #berita-ekonomi-terkini