Investasi Pengembangan Insinyur Masa Depan, CEO Siemens Indonesia: Dorong Kemajuan Industri RI
Program ini untuk mendukung tujuan Indonesia menjadi salah satu dari lima ekonomi terbesar dunia pada tahun 2045. Halaman all
(Kompas.com) 09/10/24 19:10 16211009
JAKARTA, KOMPAS.com - Siemens Indonesia melalui Program Inisiatif Universitas terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, pengembangan keterampilan, dan keberlanjutan di Indonesia. Program ini untuk mendukung tujuan Indonesia menjadi salah satu dari lima ekonomi terbesar dunia pada tahun 2045 dan mencapai status negara industri melalui pembangunan berkelanjutan.
"Siemens Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan berinvestasi dalam pengembangan insinyur masa depan, kami tidak hanya mendukung pertumbuhan karier individu, tetapi juga mendorong kemajuan ekonomi dan industri Indonesia," ungkap Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia, Surya Fitri dalam keterangannya, Rabu (9/10/2024).
Sejak Desember 2022, Siemens Indonesia telah menjalin kemitraan dengan sepuluh institusi pendidikan di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini mencakup seminar dan sertifikasi ahli, donasi teknologi, program magang, serta penelitian dalam bidang elektrifikasi, otomatisasi, dan digitalisasi.
Salah satu program unggulan adalah Sertifikasi Sistem Mekatronik Siemens (SMSCP), yang berkolaborasi dengan Swiss German University (SGU) dan Sekolah Menengah Teknologi Industri Yogyakarta. Program ini membekali siswa dengan pemahaman sistem mekatronik, troubleshooting, serta pemecahan masalah, yang sangat relevan dalam industri modern yang semakin terotomatisasi.
Selain itu, Siemens Indonesia juga memberikan donasi teknologi untuk mendukung proses belajar mengajar. Pada Januari 2022, Siemens menghibahkan Switchgear Tegangan Menengah dan Sistem Distribusi senilai Rp 300 juta kepada Institut Teknologi PLN. Donasi teknologi lainnya diberikan kepada Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember pada Februari 2024 berupa perangkat lunak Siemens PSS®SINCAL Power System Planning and Simulation Software senilai 60.000 Euro untuk mendukung perencanaan dan desain sistem tenaga listrik.
Siemens juga menyediakan berbagai program magang dan pelatihan yang memungkinkan mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung di industri. Program Engineering Trainee selama 12 bulan dirancang untuk menjembatani kesenjangan antara teori akademis dan kebutuhan industri, melibatkan orientasi serta rotasi pekerjaan yang berfokus pada keterampilan teknis, manajemen proyek, dan pemecahan masalah.
Dalam bidang penelitian, Siemens bermitra dengan berbagai universitas dalam proyek inovatif. Pada Agustus 2023, Siemens berkolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung melalui Program Ekosistem Kembar Digital (D2TEP) untuk mempercepat pengembangan simulasi pabrik. Di awal 2024, Siemens juga bekerjasama dengan Swiss German University dalam studi tentang teknologi keamanan siber guna memperkuat daya saing industri Indonesia.