Sebut Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Prabowo: Tunggu Tanggal Mainnya

Sebut Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Prabowo: Tunggu Tanggal Mainnya

Prabowo Subianto tetap optimistis pasang target pertumbuhan ekonomi 8 persen meski skeptisisme mengemuka. Apa strategi yang akan diambil? Halaman all

(Kompas.com) 09/10/24 19:40 16214586

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto tetap optimistis dengan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen.

Prabowo mengaku sering menjadi sasaran ejekan karena memasang target pertumbuhan ekonomi yang tinggi tersebut.

"Jadi saya memang sering diejek, Prabowo apa ini, 8 persen pertumbuhan, kita dinyinyir. Ya enggak apa-apa," kata Prabowo, dalam BNI Investor Daily Summit 2024, di Jakarta, Rabu (9/10/2024).

Dia mengatakan, dengan target yang "optimistis", angka realisasi pertumbuhan ekonomi dapat tetap tinggi, jika meleset dari target awal.

"Kalau enggak sampai 8 persen ya 7,5 persen. Kalau enggak sampai 7,5 ya 7 (persen)," ujar dia.

"Kalau kita puas, kita canangkan 6 persen, nanti 5,4 (persen) ya sudahlah," sambungnya.

Lebih lanjut Prabowo menyebutkan, Indonesia memiliki modal yang besar untuk mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi, utamanya dengan besarnya potensi sumber daya alam (SDA) yang ada.

Oleh karenanya, Ia tetap optimis Indonesia dapat merealisasikan pertumbuhan ekonomi di angka 8 persen pada periode pemerintahannya.

"Siapa tahu nanti tidak 8 persen. Kalau 9 persen gimana? Lu enggak percaya kan? Tunggu tanggal mainnya," ucapnya.

Sebelumnya, Dradjad Wibowo, ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) dan anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan bahwa strategi pemerintahan mendatang dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan bergantung pada sektor swasta.

"Jelas untuk mencapai pertumbuhan tinggi itu kita perlu mengandalkan pertumbuhan di sektor swasta," kata Dradjad dalam forum Indonesia Future Policy Dialogue di Jakarta pada hari yang sama.

Namun, Dradjad memperingatkan bahwa pertumbuhan sektor swasta akan terhambat jika kondisi ekonomi nasional tetap stagnan.

"Saya selalu mengatakan pertumbuhan kita stagnan di 5 persen. Well it\'s good, but that\'s not enough," ungkapnya.

#sektor-swasta #optimisme #pertumbuhan-ekonomi #prabowo-subianto

https://money.kompas.com/read/2024/10/09/194000326/sebut-diejek-karena-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-8-persen-prabowo--tunggu