Pemerintah Gandeng 40 Perusahaan untuk Penyediaan Susu Gratis Era Prabowo
Pemerintah gandeng 40 perusahaan untuk pengadaan susu gratis yang masuk dalam program makan bergizi gratis Presiden terpilih Prabowo Subianto. Halaman all
(Kompas.com) 10/10/24 06:43 16235049
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan) Prihasto Setyanto mengatakan, pemerintah akan menggandeng 40 perusahaan untuk pengadaan susu gratis yang masuk dalam program makan bergizi gratis Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Pengadaan susu gratis tersebut akan didukung impor sapi perah yang realisasinya dilakukan dalam waktu dekat.
Nantinya 40 perusahaan itu yang akan melakukan teknis importasi.
"Susu, sekarang kita lagi berusaha. Kita lagi berusaha untuk pemenuhan ini. Memang susu ini kan, kemarin sudah dibuka oleh pemerintah. Ada sekitar 40 perusahaan yang untuk importasi bakalan sapi perah," ujar Prihasto di sela-sela acara Indonesia Future Policy Dialogue di Jakarta pada Rabu (9/10/2024).
"Sesegera mungkin. Ini kan program ini harus segera berjalan. Sesegera mungkin kita harus mengeksekusi ini ya. Tinggal kesiapan dari para pelaku usahanya ya seperti apa," tegasnya.
Prihasto juga memastikan impor sapi dilakukan tahun ini mengingat pergantian pemerintahan dari Presiden Joko Widodo ke Presiden terpilih Prabowo Subianto sudah semakin dekat.
Hanya saja, ia belum memberikan rincian daftar 40 perusahaan yang telah bekerjasama dengan pemerintah untuk susu gratis.
Diberitakan sebelumnya, pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) membuka keran impor sapi perah sebanyak 1 juta ekor demi mendukung program pemerintahan presiden terpilih Prabowo Subianto.
Sapi perah tersebut didatangkan untuk mendukung produksi susu di dalam negeri untuk menyukseskan program Makan Siang Bergizi Gratis Prabowo-Gibran.
“Jumlahnya 1 juta untuk lima tahun ke depan. Itu sapinya,” kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Agung Suganda di Gedung DPR RI, Jakarta, dikutip pada Sabtu (7/9/2024).
Diketahui, program bagi-bagi susu merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis.
Namun pemerintah terkendala suplai susu, mengingat 80 persen kebutuhan susu masih mengandalkan impor.
Impor sapi diperlukan untuk memenuhi kebutuhan minimal sapi dalam memproduksi susu, yakni sebanyak 2,5 juta ekor. Sehingga pemerintah berencana membuka impor sapi perah sebanyak 1 juta sampai 1,5 juta ekor.
Jika jadi direaliasikan, makan siang dan susu gratis akan diberikan langsung kepada siswa pra sekolah, dimulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga tingkat pesantren.
Program susu gratis direncanakan akan menyasar 82 juta anak. Dengan begitu, dibutuhkan sekitar 40 juta liter susu.