Pemeliharan Trainset LRT Jabodebek, KAI Gandeng INKA

Pemeliharan Trainset LRT Jabodebek, KAI Gandeng INKA

KAI dan INKA jalin kerja sama untuk pemeliharaan 31 trainset LRT Jabodebek demi layanan yang lebih baik. Halaman all

(Kompas.com) 10/10/24 17:39 16258364

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menjalin kerja sama strategis dengan PT Industri Kereta Api (INKA) melalui Maintenance Service Agreement (MSA) untuk pemeliharaan 31 trainset LRT Jabodebek.

Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan keandalan operasional LRT Jabodebek yang menggunakan teknologi otomatisasi tanpa masinis, Grade of Automation (GOA) Level 3.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, menyatakan, melalui MSA ini, KAI bersama PT INKA akan menjalankan pemeliharaan terstruktur yang mendukung keselamatan dan kenyamanan pengguna transportasi publik di Jabodetabek.

“Kerja sama dengan PT INKA melalui MSA memungkinkan kami untuk melakukan pemeliharaan secara optimal, sehingga dapat terus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pengguna LRT Jabodebek. Ini merupakan langkah konkret untuk memastikan performa sarana transportasi publik yang andal,” ujar Mahendro dalam siaran persnya, Kamis (10/10/2024).

Dalam kerja sama ini, KAI akan mendapatkan layanan pemeliharaan komprehensif yang mencakup perawatan terjadwal dan perbaikan tidak terjadwal.

PT INKA akan mengerahkan tenaga kerja tersertifikasi dan menyediakan suku cadang orisinal, demi memastikan tingkat keandalan layanan yang tinggi.

Menurut Mahendro, kerja sama ini menunjukkan sinergi antara KAI dan PT INKA untuk terus memberikan layanan transportasi publik yang efisien, andal, dan ramah lingkungan bagi masyarakat.

Sebagai informasi, tahun lalu LRT Jabodebek terpaksa mengurangi frekuensi perjalanannya dari 234 perjalanan menjadi 131 perjalanan.

Hal ini disebabkan oleh 18 trainset yang harus menjalani perawatan akibat roda yang haus.

Dengan perawatan tersebut, LRT Jabodebek hanya dapat mengoperasikan sekitar 9 trainset, sehingga jarak kedatangan antarkereta (headway) menjadi semakin panjang, yakni mencapai 1 jam dari normalnya 30 menit.

Manajer Humas KAI Divisi LRT Jabodebek, Kuswardojo, mengungkapkan bahwa 18 trainset yang harus menjalani bubut roda kini tengah mengantre, karena pihaknya hanya memiliki satu mesin bubut.

"Waktu pengerjaan bubut roda yang haus ini bisa mencapai 1 minggu untuk 1 rangkaian kereta. Jadi perlu waktu yang cukup lama. Kejar-kejaran. Sekarang tinggal mana yang lebih dulu yang selesai bubut atau yang masuk lagi," ujar Kuswardojo saat ditemui di kawasan Sabang, Jakarta, Rabu (25/10/2023).

#inka #lrt-jabodebek #kai #pemeliharaan-trainset

https://money.kompas.com/read/2024/10/10/173900026/pemeliharan-trainset-lrt-jabodebek-kai-gandeng-inka