Usulan Tenor KPR Subsidi Diperpendek, BTN: Rata-rata 10 Tahun Sudah Lunas

Usulan Tenor KPR Subsidi Diperpendek, BTN: Rata-rata 10 Tahun Sudah Lunas

BTN menyebut rata-rata masyarakat melunasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dalam kurun waktu 10 tahun. Halaman all

(Kompas.com) 10/10/24 17:26 16258367

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menyebut rata-rata masyarakat melunasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dalam kurun waktu 10 tahun, meski tenor yang diberikan mencapai 20 tahun.

Hal ini yang membuat diusulkannya tenor KPR subsidi diperpendek menjadi hanya 10 tahun.

Subsidized Mortgage Division Head BTN Budi Permana mengatakan, berdasarkan riwayat pelunasan KPR subsidi selama ini, maka usulan tersebut memungkinkan saja untuk dilaksanakan.

"Kami punya data yang menyampaikan bahwa jangka waktu 20 tahun itu memang cukup panjang untuk subsidi. Karena faktanya itu rata-rata 10 tahun sudah dilunasi KPR-nya," ujarnya dalam diskusi Penguatan BUMN Menuju Indonesia Emas di Sarinah, Jakarta, Kamis (10/10/2024).

Adapun KPR subsidi diberikan kepada masyarakat berpendapatan rendah (MBR).

Budi bilang, secara historis, para MBR yang menerima KPR subsidi sudah naik kelas dalam 10 tahun, sehingga tak lagi dianggap sebagai MBR. Saat itu, penyaluran KPR dinilai sudah tak memerlukan subsidi lagi dari pemerintah

"Dalam 10 tahun itu sudah enggak MBR lagi. Jadi memang secara fakta juga dia tidak perlu lagi diberikan subsidi, sehingga subsidi itu bisa diberikan kepada yang lain," katanya.

Meski begitu, keputusan pemangkasan tenor KPR subsidi merupakan kewenangan pemerintah. Sebab, dengan tenor yang semakin pendek maka besaran kredit lebih besar sehingga mempengaruhi kebutuhan anggaran.

FREEPIK/WIRESTOCK Ilustrasi membeli rumah, kredit pemilikan rumah (KPR).
Menurut Budi, keputusan atas usulan ini akan menjadi kewenangan pemerintahan baru di bawah Presiden terpilih Prabowo Subianto.

"Memang masih sangat banyak dibutuhkan, tapi apakah itu akan dipakai? Nanti kita tunggu di kementerian yang baru atau pemerintahan yang baru," ucapnya.

Sementara itu, menurut Pengamat Properti Anton Sitorus, tenor KPR yang terlalu lama akan merugikan pembelinya, tapi jika dipangkas menjadi 10 tahun juga berpotensi memberatkan pembeli.

“Kalau terlalu cepat (tenor kredit) juga nanti cicilannya jadi besar, jadi memberatkan," kata dia pada kesempatan yang sama.

Anton menilai, tenor KPR yang paling ideal untuk masyarakat Indonesia adalah 15-20 tahun. "Jadi yang tengah-tengah saja lah," ucapnya.

#kpr #kpr-subsidi #penyaluran-kpr #tenor-kpr

https://money.kompas.com/read/2024/10/10/172617626/usulan-tenor-kpr-subsidi-diperpendek-btn-rata-rata-10-tahun-sudah-lunas