Phishing Kripto Kembali Makan Korban, Kerugian Capai US$2,47 Juta

Phishing Kripto Kembali Makan Korban, Kerugian Capai US$2,47 Juta

Korban kehilangan US$2,47 juta dalam bentuk Aave Ethereum sDAI akibat phishing kripto, pelaku gunakan celah CREATE2 untuk lewati keamanan.

(BlockChain-Media) 10/10/24 22:18 16270311

Serangan phishing kripto kembali memakan korban. Scam Sniffer, merupakan pihak pertama yang mendeteksi transaksi tersebut, mengungkapkan bahwa korban terjebak dalam proses otorisasi izin, sehingga mereka kehilangan aset yang dimiliki.

“Seseorang kehilangan aset senilai US$2,47 juta dalam bentuk Aave Ethereum sDAI setelah menandatangani tanda tangan phishing,” tulisnya di X.

Kasus ini menjadi pengingat keras tentang bahaya yang terus mengancam investor kripto, terutama terkait kelemahan pada sistem keamanan.

PelakuPhishingKripto Manfaatkan CelahCREATE2

Dengan nilai kerugian mencapai US$2,47 juta, pelaku phishing kripto berhasil mencuri aset kripto korban dengan memanfaatkan celah dalam mekanisme keamanan dompet kripto.

Serangan tersebut memanfaatkan fitur CREATE2, sebuah opcode di jaringan Ethereum yang memungkinkan seseorang untuk memprediksi alamat smart contract sebelum kontrak tersebut diluncurkan di blockchain.

CREATE2 sejatinya adalah fitur yang bermanfaat dalam jaringan Ethereum. Fitur ini sering digunakan oleh platform terkemuka seperti Uniswap untuk membuat kontrak Pair, yang diperlukan dalam transaksi di bursa desentralisasi. 

Scam Sniffer menjelaskan bahwa para pelaku kejahatan tersebut telah memutarbalikkan fungsinya untuk tujuan yang merugikan.

“Dengan CREATE2, pelaku dapat dengan mudah menghasilkan alamat baru sementara untuk setiap tanda tangan jahat. Setelah korban menandatangani tanda tangan tersebut, pelaku membuat kontrak di alamat tersebut dan mentransfer aset pengguna. Motivasinya adalah untuk menghindari pemeriksaan keamanan dompet,” jelasnya.

cara kerja phishing kripto dengan memanfaatkan celah CREATE2

Meskipun jumlah korban menurun dibandingkan beberapa bulan sebelumnya, nilai kerugian melonjak tajam, menunjukkan bahwa serangan kini lebih terfokus pada pengguna yang memiliki aset bernilai besar. 

Para pelaku kejahatan dunia maya tidak hanya terus mengembangkan teknik baru, tetapi juga semakin cepat dan lebih cerdik dalam mengeksploitasi celah keamanan. Dalam menghadapi ancaman ini, investor kripto diharapkan lebih berhati-hati dan waspada dalam setiap interaksi mereka di ruang digital. 

Phishing kripto mungkin terus berkembang, tetapi tindakan pencegahan yang tepat dan cepat dapat mengurangi risiko serta menghindari kerugian lebih besar. [dp]

#pencurian-kripto #phishing #phishing-kripto #smart-contract

https://blockchainmedia.id/phishing-kripto-kembali-makan-korban-kerugian-capai-us247-juta/