Ketika Jokowi Bercerita Kepuasan Publik Terhadap Kinerjanya Anjlok Karena Harga BBM Naik

Ketika Jokowi Bercerita Kepuasan Publik Terhadap Kinerjanya Anjlok Karena Harga BBM Naik

Jokowi bercerita kepuasan publik terhadap kinerjanya (Approval Rating) pernah terjun bebas atau turun drastis lantaran menaikkan harga BBM.

(Kompas.com) 11/10/24 15:47 16311253

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bercerita kepuasan publik terhadap kinerjanya (approval rating) pernah terjun bebas atau turun drastis lantaran pernah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Berdasarkan catatan Kompas.com, hal itu terjadi pada September 2022, ketika berdasarkan hasil survei IPI periode Agustus, atau tepatnya sebelum kenaikan harga BBM, kepuasan publik terhadap Jokowi mencapai 72,3 persen kemudian turun drastis menjadi 43 persen pasca-kenaikan harga BBM.

Approval rating saya 72 karena menaikkan BBM jatuh merosot jadi 43 persen. Tapi, sudah saya hitung itu risiko yang harus saya ambil memutuskan sesuatu yang kita rencanakan, kita ukur, berani atau tidak dan saya putuskan berani,” cerita Jokowi saat memberikan kata sambutan dalam 15th Kompas CEO Forum di IKN yang disiarkan secara virtual, Jumat (11/10/2024).

Meski demikian, akibat kebijakan itu, justru ruang fiskal Indonesia naik menjadi Rp 117 triliun.

Hal itu jugalah yang menjadi modal pemerintah memiliki anggaran untuk membangun infrastruktur selama 10 tahun kepemimpinan Jokowi.

Salah satu proyek pembangunan infrastruktur yang paling masif didorong adalah pembangunan jalan desa baru yang mencapai 336.000 kilometer.

Jokowi mengaku banyak yang tidak menyangka bahwa jalan-jalan desa di Indonesia banyak yang sudah diperbaiki hingga dibangun baru. “Banyak yang enggak menyangka itu, banyak yang enggak percaya dikira selama ini hanya jalan tol saja, tapi jalan desa baru yang panjangnya 336.000 kilometer,” pungkasnya.

Berdasarkan cacatan Kompas.com selama 10 tahun kinerja Jokowi, ada 2.432 kilometer jalan tol yang dibangun, 5.999 kilometer jalan non-tol, 125.904 meter jembatan, dan 583 unit jembatan gantung.

#jokowi #bbm #kinerja-jokowi #harga-bbm

https://money.kompas.com/read/2024/10/11/154719026/ketika-jokowi-bercerita-kepuasan-publik-terhadap-kinerjanya-anjlok-karena?utm_source=Google&utm_medium=Newstand&utm_campaign=partner