Saham GOTO dan Bukalapak (BUKA) di Semester II, Masih Ada Harapan?
Penurunan suku bunga bisa mendorong profitabilitas GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dan Bukalapak (BUKA). Saham GOTO dan BUKA masih ada harapan? - Halaman all
(InvestorID) 11/10/24 14:20 16313080
JAKARTA, investor.id – Mirae Asset Sekuritas Indonesia mempertahankan peringkat netral untuk sektor teknologi, mengharapkan peningkatan profitabilitas dari penurunan suku bunga dan kenaikan biaya. Lantas, bagaimana dengan nasib saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA)? Apakah masih ada harapan?
GOTO dan Alibaba telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) selama lima tahun untuk memperkuat layanan platform dan inovasi GOTO. Alibaba selaku pemegang 88,5 miliar saham GOTO seri A kembali menegaskan komitmen jangka panjangnya sebagai investor utama di GOTO.
Di lain pihak, YouTube meluncurkan program afiliasi belanja di Indonesia, yang bermitra dengan Shopee. Ini memungkinkan pembuat konten memperoleh komisi dengan mempromosikan produk dalam video. “Ekspansi ini mendongkrak pendapatan kreator dan bersaing langsung dengan Shop Tokopedia,” tulis analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Christopher Rusli dalam risetnya.
Sementara itu, marketplace Temu asal China yang diluncurkan pada September 2022 dengan cepat berkembang menjadi 51 juta pengguna transaksi bulanan pada 2024 dan berkembang ke 78 negara. “Hal ini merupakan ancaman bagi platform seperti Shop Tokopedia dan Shopee, namun Temu menghadapi hambatan peraturan di Indonesia,” jelas Christopher.
GOTO sendiri tengah mempercepat pertumbuhan pada semester II-2024 melalui produk ondemandservice (ODS) dan aplikasi GoPay. GOTO menargetkan 150 juta pengguna sambil memperluas pinjaman dan pembiayaan kendaraan. “Sedangkan Bukalapak (BUKA) akan fokus pada produk gaming dan private label dengan margin tinggi,” sebut dia.
Rekomendasi dan Target Harga Saham
Dengan berbagai pertimbangan, Mirae menetapkan saham GOTO dan Bukalapak (BUKA) sebagai pilihan teratas di sektor teknologi. Mirae merekomendasikan beli saham GOTO dengan target harga Rp 80. Begitu juga dengan saham BUKA, rekomendasi beli dan target harga Rp 160.
Belakangan ini, marketplace Temu asal China disebut-sebut tengah menjajaki cara memasuki pasar Indonesia melalui strategi akuisisi. Beredar rumor bahwa salah satu perusahaan yang menjadi target akuisisi tersebut adalah Bukalapak.
“Bukalapak merupakan target akuisisi yang ideal bagi Temu karena kehadirannya yang kuat di wilayah tier 2, keselarasan dengan rangkaian produk Temu, dan potensi untuk merevitalisasi segmen pasarnya akan memberikan insentif bagi Bukalapak untuk melakukan hal itu,” ungkap Christopher.
Namun, dia yakin Temu kemungkinan besar hanya tertarik pada segmen marketplace Bukalapak, karena aset yang lain tidak relevan. “Mendivestasi pasar saja akan menguntungkan kedua pihak, membuat valuasi berdasarkan pasar saja, bukan keseluruhan ekosistem,” tuturnya.
Mirae menggunakan model discounted cash flow (DCF) 10 tahun untuk memvaluasi bisnis marketplace dan online to offline (O2O) BUKA yang menghasilkan nilai perusahaan sebesar Rp 1,68 triliun dan nilai ekuitas senilai Rp 14,4 triliun.
“Setelah disesuaikan dengan kas dan utang, valuasi tersebut menyiratkan EV/pendapatan BUKA sebesar 0,34 kali untuk tahun 2024, jauh lebih rendah dibandingkan perusahaan sejenis di dunia yang sebesar 0,92 kali setelah diskon,” ungkap Christopher.
Meski demikian, karena potensi akuisisi masih bersifat spekulatif, maka realisasinya diperlukan untuk memvaluasi nilai BUKA sebenarnya. Jika berhasil, hal itu dapat merevitalisasi BUKA dan menawarkan stabilitas serta sentimen positif yang sangat dibutuhkan, setelah perubahan manajemen dan hasil kinerja kuartal II-2024 yang mengecewakan.
Editor: Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #goto #saham-goto #bukalapak #saham-buka #temu #shop-tokopedia #shopee #mirae-asset-sekuritas #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/market/376307/saham-goto-dan-bukalapak-buka-di-semester-ii-masih-ada-harapan