Prabowo Setuju Pembentukan Family Office
Luhut bilang pembentukan family office mandek di satu kementerian, membuat Indonesia kecolongan momentum dari Malaysia. - Halaman all
(InvestorID) 11/10/24 17:51 16313303
JAKARTA, investor.id – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Presiden Terpilih Prabowo Subianto sudah menyetujui pembentukan family office. Family office dipercaya dapat meningkatkan jumlah investor yang menyimpan dana mereka di Indonesia.
“Saya optimis dengan presiden terpilih ini. Karena beliau bukan hanya kontinuitas, tetapi mengakselerasi apa yang ada ini. Dan itu kita penting. Karena kalau tidak momentum hilang,” ucap Luhut dalam Kompas 100 CEO Forum di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada Jumat (11/10/2024).
Family office adalah perusahan swasta yang menangani manajemen investasi dan manajemen kekayaan untuk keluarga kaya. Umumnya keluarga yang memiliki aset yang dapat diinvestasikan setidaknya US$ 50– 100 juta, dengan tujuan untuk menumbuhkan dan mentransfer kekayaan secara efektif antar generasi.
Luhut mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait dalam pembentukan family office. Sayangnya ada pihak yang tidak menyetujui pembentukan family office sehingga proses pembentukan regulasi terkait jadi terhambat.
“Koordinasi antara kementerian dan lembaga itu, terkadang mempersulit diri kita sendiri. Saya mengusulkan membuat family office. Family office saya laporkan kepada presiden terpilih, beliau bilang setuju, tetapi berhenti di satu kementerian. Tahu-tahu Malaysia mengumumkan, kita kehilangan momentum,” kata Luhut.
Dia menyatakan sudah bertemu beberapa investor yang berminat untuk menaruh uang mereka di Indonesia. Investor-investor tersebut meminta pemerintah Indonesia untuk membentuk family office agar bisa menyimpan uang dalam jumlah besar.
“Saya ketemu beberapa tokoh-tokoh itu di Bali di mana orang kaya-kaya dunia itu. Mereka bilang, kita senang sekali di sini. Kalian bikinlah (family office) ini, ini, ini. Kita study ke mana? Ke Singapura dan Hong Kong,” tutur dia.
Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah akan melakukan kajian tentang insentif pajak terhadap family office dari negara-negara yang sudah melaksanakan kebijakan tersebut. Adapun jenis-jenis pajak yang sebelumnya diberikan pemerintah adalah tax holiday dan tax allowance.
“Jadi nanti kita akan lihat kemajuan dari pembahasan family office itu sendiri. Peraturan perundang-undangan yang ada sekarang ini, seperti yang sudah ada di Undang Undang PPSK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan), maupun dari sisi UU HPP (Harmonisasi Peraturan Perpajakan) di mana kita bisa memberikan sesuai dengan peraturan di bidang perpajakan,” kata Sri Mulyani.
Editor: Prisma Ardianto (ardiantoprisma@gmail.com)
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Baca Berita Lainnya di Google News
#berita-terkini #berita-hari-ini #family-office #pembentukan-family-office #luhut-binsar-pandjaitan #pajak-orang-kaya #prabowo-subianto #berita-ekonomi-terkini
https://investor.id/macroeconomy/376342/prabowo-setuju-pembentukan-family-office